Monday, June 12, 2017

Mengenal Graphology

💚 Parenting Education
Rumah Tumbuh Kembang Keluarga & Tirana Art Management
Tema: Mengenal Graphology
Sesi pertama: 13.00-14.30 WIB
Diikuti 14 orang
Sesi kedua: 14.30-17.00 WIB
Diikuti 15 orang

Tidak ada tulisan jelek di graphology. Sekalipun tulisan dokter yang terstigma tidak bisa terbaca, di ilmu graphology tetap bisa dibaca karakternya. Lewat ilmu Graphology, kita bisa tahu apakah orang tersebut suka selingkuh atau punya kelainan seksual lho. Hah? Iya memang. Lewat tulisan tangan dan tanda tangan dan tekanan-tekanan tulisan, kita bisa mengetahui kepribadian & karakter seseorang. Untuk bisa membuka praktek graphology, setidaknya sudah membaca 100 tulisan dan tanda tangan, dengan kesalahan minimal setidaknya 2 saja.

Apakah graphology bisa tertipu? Iya, graphology bisa tertipu.

Mengenal Graphology:
* Meskipun tulisan masa kanak" sampai dewasa mengalami perubahan, tetapi tetap bisa dibaca goresan" tetapnya.
* Graphology dibagi menjadi beberapa kategori antara lain: Graphology anak, dewasa, HR (Human Resources), Graphology Kepolisian dll.
* Kepribadian atau karakter seseorang juga bisa dibaca melalui pemilihan tipe font.
* Tulisan tangan bisa dibaca dari tulisannya dan tekanan"nya.

Manfaat Graphology:
* Mengefektifkan waktu untuk menilai. * Bisa mendapatkan penghasilan dari pengetahuan ini.










Tuesday, June 06, 2017

Introspeksi Inklusi

Sekitar 4 tahun lalu, saat Abel, anak saya berusia sekitar 2 tahun; saya mencari-cari tempat penitipan anak yang bagus menurut saya (baca: sesuai kebutuhan). Kira-kira waktu itu ada 3 tempat yang saya survei. Eyang putrinya Abel sudah membekali saya sangu untuk survei. Saya pernah menunggu seharian untuk melihat bagaimana mereka memperlakukan anak-anak selama dalam penitipan. Dan semuanya tidak memuaskan. Karena Abel adalah tipe anak yang aktif, senang bermain dan beraktifitas, senang bergaul, susah makan dan susah tidur siang. Sehingga saya harus mencari penitipan anak yang sangat ramah anak, dimana anak tidak merasa tertekan karena berpisah dengan orangtuanya selama setengah hari, mendapat hak-haknya dan mengerti kebutuhan anak. Karena bila saya paksakan ke penitipan tersebut, si pengawas anak juga akan stress menghadapi tingkah polah Abel, karena Abel cenderung tidak mau diatur. Saya juga tidak membiarkan anak saya tertekan, saya juga tidak setuju dengan pola asuh yang mendikte anak. Anak-anak jaman sekarang sudah beda dengan jaman dulu. Sehingga saya memutuskan untuk tidak memilih salah satu diantara 3 tempat yang sudah saya survei tersebut. Akhirnya saya sempat menyerah dan tidak mencari lagi. Waktu itu saya tidak mengenal apa itu inklusi, saya belum tahu bagaimana pendidikan karakter, pola asuh yang berpihak pada anak, dan seterusnya dan sebagainya. Yang saya lakukan dengan Abel mungkin sudah ke arah inklusi, tapi saya tidak tahu bahwa itu namanya inklusi.

Hingga pada suatu hari, seorang teman merekomendasikan sebuah tempat penitipan anak, Happy Castle namanya, di daerah Jogokaryan, dekat dengan tempat kerja dan rumah Eyang Abel. Saya mendatangi tempat tersebut. Usia Abel waktu itu sudah hampir 3 tahun. Waktu itu, saat baru survei, Abel sangat menikmati bermain, malah sempat saya tinggal selama 2 jam dan dia masih baik-baik saja, bahkan tidak ingin pulang. Hati kecil saya juga berkata bahwa tempat penitipan ini sangat memperhatikan kebutuhan anak. Nah, mulai ada pencerahan. Saya lega dan senang. Hari pertama di penitipan hampir tidak ada tangisan. Kata pengasuhnya, Abel cuma nangis ingat Mama sebentar setelah itu baik-baik saja. Hari berikutnya dan seterusnya Abel menikmati hari-hari bermain di penitipan tersebut. Saya pun sebagai orang tua, menikmati waktu sekitar 7-8 jam per hari untuk menyelesaikan pekerjaan dan urusan sehari-hari.

Waktu berjalan, sebentar lagi Abel akan masuk TK, saya sudah mulai cari-cari sekolah. Berawal dari Happy Castle tersebut, mulai mengenal ECCD-RC (Early Childhood Care and Development Recourse Center) dikenal dengan Rumah Cita (RC). Waktu itu juga mendapat rekomendasi dari banyak teman bahwa sekolah di Rumah Cita itu bagus. Tentu saja, saya mendatangi sekolah untuk survei dan mendaftar karena saya ingin Abel mendapat pendidikan yang bagus (sekali lagi baca: sesuai kebutuhan). Kebetulan lokasi Rumah Cita juga tidak jauh dari tempat kerja saya dan juga dari rumah. Rumah Cita memiliki visi anak usia dini mendapatkan dunianya yang menghargai nilai-nilai inklusifitas, terutama hak-hak anak, keadilan gender, ramah lingkungan hidup, dan kearifan lokal sehingga tumbuh dan berkembang optimal. Dari situ pula, kemudian saya tahu apa itu inklusi. Jadi saya sebagai orang tua, mengenal inklusi karena kebutuhan. Kebutuhan anak yang membuat saya mencari penitipan dan sekolah yang semisi dengan hal itu. Kebutuhan orang tua juga, karena pola pengasuhan saya jelas berbeda dengan pola orang tua saya dulu, meskipun ada hal-hal yang masih bisa dipakai dan relevan hingga saat ini. Dan saya belajar tentang itu. Saya merasa cocok dengan pola pengasuhan dan visi Inklusi ini. Tentu saja saya terus belajar sebagai orang tua. 

Oh iya,  disini saya dan Abel juga belajar bergaul dan memperlakukan teman-teman ABK (Anak Berkebutuhan Khusus). Bahwa kita tidak harus menjauhinya,  kita bisa berteman dengannya,  menaruh empati dan memberi hak yang sama. Pendidikan itu yang tidak saya dapat waktu saya kecil. Beruntung Abel sekarang mengetahuinya. 

Abel menikmati hari-hari sekolah di Rumah Cita. Orang tua sangat dilibatkan dalam pendidikan anak. Berbeda dengan jaman dulu, seakan-akan tidak ada komunikasi antara orang tua dengan sekolah. Seakan-akan kewajiban orang tua hanya membayar sekolah dan tugas sekolah yang harus mencerdaskan anak. Di Rumah Cita, orang tua tidak bisa apatis, mereka diajak untuk partisipasi, diberikan edukasi tentang bagaimana mengasuh anak sesuai kebutuhan dan hak-haknya. Orang tua disini tidak hanya ibu, tapi juga bapak. Jaman sekarang, bapak juga memiliki peran yang setara dalam pendidikan anak. Saya sangat tidak setuju bila bapak itu hanya bekerja cari uang dan tidak mau tahu urusan sekolah anak, karena jaman sekarang kedua orang tua bekerja. Peran seorang bapak juga penting mengetahui perkembangan pendidikan anak. Yang dulu tabu dibicarakan antara orang tua dengan anak, misalnya soal pendidikan seks usia dini, sekarang justru sebaliknya. Jangan sampai anak mencari tahu sendiri dan mendapat informasi yang keliru. Kita sebagai orang tua harus bisa mendiskusikannya, memberi informasi yang benar kepada anak. 

Demikianlah bagaimana orang tua harus berperan, karena tanpa sinergi orang tua dan sekolah, maka pembentukan karakter anak tidak akan maksimal. Sementara itu, tidak menafikan, masih banyak orang tua yang merupakan 'produk' didikan jaman dulu. Atau orang tua yang belum memahami sepenuhnya inklusi dalam praktek kehidupan sehari-hari, ego sebagai orang tua masih tinggi. Sehingga selama masa sekolah Abel di Happy Castle maupun di Rumah Cita, kadang ada gesekan-gesekan kecil antar orang tua tentu saja ada. Karena perbedaan generasi (gap generation), orang tua masih membawa pola asuh lama, pola pendidikan jaman dulu: dimana orang tua, guru dan sekolah sebagai pusat, sebagai anak harus menurut, mereka tidak boleh dibantah, tidak ada diskusi, cenderung mendikte dan seterusnya. Maka dari itu, kadang-kadang muncul celetukan "Yang harus sekolah kayaknya orang tuanya deh. Anaknya sudah bisa belajar, tapi ternyata orang tuanya belum". Semoga saya tidak diomongin begitu (hehehe). Yah kadang-kadang begitu, namanya juga manusia, tidak semuanya bisa sama seperti keinginan kita. 

Demikian sedikit catatan saya tentang pengalaman berkenalan dengan inklusi. Saat ini, Abel sudah menjelang Sekolah Dasar. Dan sampai saat ini masih belajar bersama Abel tentang itu dalam praktek kehidupan sehari-hari. Semoga kehidupan bermasyarakat menjadi semakin baik, anak hidup bahagia dan terpenuhi hak-haknya. Terima kasih kepada Mbak Yoza Veronika dan timnya di Happy Castle, terima kasih untuk semua edukator, staff dan manajemen ECCD-RC. 

Tumbuh Fair

Tumbuh Fair SD Tumbuh 1.
Jum'at, 9 Juni 2017
Pukul 14.00-18.00 WIB.
Tema "WonderClass Never Stop Imagine" .
Menampilkan pameran karya unik siswa dari masing-masing Kelas. Setiap siswa memunculkan kreatifitasnya yang terintegrasi dengan Project Inquiry Kelas.
Akan ada bazar Ramadhan yang menjual takjil untuk berbuka, mainan dan baju serta informasi Sekolah Tumbuh.
Ayo datang dan ramaikan....!!!
 SD TUMBUH 1
Tumbuh Primary School 1
SD Tumbuh 1 terletak di Jl. AM Sangaji No. 48 Kelurahan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. SD Tumbuh 1 mulai melakukan persiapan operasional sejak bulan Maret 2005. SD Tumbuh 1 mengusung konsep memberikan kesadaran kepada anak tentang budaya lokal yang perlu dilestarikan dan dihargai. Menanamkan nilai kehidupan sehari-hari dalam keberagaman. Melatih siswa untuk memiliki entrepreneurship. Kurikulum utama menggunakan kurikulum Nasional dan kurikulum pengayaan CIPP (Cambrige International Primary Program).
Jl AM Sangaji No 48 Yogyakarta
Telp/Fax (0274) 557970

_________________________________________________________



Tumbuh Fair SD Tumbuh 2
Tudung Saji
Ada apa dengan Tudung Saji? 
Buka dan temukan isi di dalamnya. Nikmati.
Tudung Saji adalah tema yang dipilih dalam Tumbuh Fair SD Tumbuh 2 Yogyakarta di akhir semester ini. Kami meyakini bahwa untuk tahu lebih dalam tentang sesuai hal, perlu proses; berkenalan, mengamati, dan seterusnya.
Tudung Saji adalah tema yang dipilih dalam Tumbuh Fair SD Tumbuh 2 Yogyakarta di akhir semester ini. Kami meyakini bahwa untuk tahu lebih dalam tentang sesuai hal, perlu proses; berkenalan, mengamati, dan seterusnya.
Jadi mari hadir untuk Buka Tudung Saji kami.
Menu tanggal 7 Juni 2017
Pk 14.00-16.30 WIB
* Pembukaan
* Penampilan klub karawitan
* Fashion Show kelas 1-2
* Pameran dan Bazaar Anak
* Pameran audio visual
* Penampilan klub biola





Menu tanggal 8 Juni 2017
Pk 14.00-16.30 WIB
* Parents participation
* Bedah buku Portal Ajaib
* Drama musikal kelas 2-3
* Drama musikal kelas 3-4
* Drama musikal kelas 4-5
* Pameran dan Bazaar anak
* Pameran audiovisual
* Pojok Bermain








Menu tanggal 9 Juni 2017
Pk 14.00-16.30 WIB
* Parents participation
* Kinrara Band
* Musikalisasi Puisi kelas 5
* Pasar Murah
* Pameran dan Bazaar Anak
* Pameran AudioVisual
* Pojok Bermain
* Penampilan Morgan & friends
* Penampilan kelas preparatory 1
* Penampilan klub tari
* Student appreciation
* Buka puasa bersama






SD TUMBUH 2
Tumbuh Primary School 2
SD Tumbuh 2 lahir pada tahun 2010 dengan mengusung konsep Sekolah Museum. Konsep ini bertujuan untuk memperkaya proses pembelajaran dengan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dengan bidang seni. Gedung sekolah SD Tumbuh 2 sendiri menggunakan gedung bekas ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia). Kurikulum utama menggunakan kurikulum Nasional. Dan kurikulum pengayaan CIPP (Cambrige International Primary Program). Konsep kelas multiusia.
SD Tumbuh 2
Jl Amri Yahya No 1
Kompleks Jogja National Museum (JNM)
Wirobrajan Yogyakarta
www.sekolahtumbuh.sch.id
WA 0822-2220-6895
________________________________________________________

Tumbuh Fair SD Tumbuh 3
To celebrate the End of Academic Year 2016-2017, Tumbuh Primary will conduct a performance by the theme " Adventures through Amazing shows". 

It will be held 
on Friday, 9th June 2017 
at 2-5 p.m.
in Kanisius Jl Cempaka No 9 Deresan Yogyakarta.

There are some performances from classes and clubs. Are you interested to watch the shows? 😘 So join Tumbuh Primary School.

SD TUMBUH 3
Tumbuh Primary School 3

Tumbuh Primary School (SD Tumbuh 3) was started in 2012 as the 4th school of Sekolah Tumbuh by Yayasan Edukasi Anak Nusantara. The school is located in nDalem Mangkubumen KTIII/264, Ngasem, Yogyakarta. "Cultivating global minds, embracing local wisdom", we want to bring all community members from different cultures, religions, family background to become the global citizents of the future". Kurikulum Nasional dan IPC, konsep kelas multiusia.

Ndalem Mangkubumen KT III/264 Yogyakarta
Telp/Fax (0274) 384246
WA 0822-2220-6895

Wednesday, May 03, 2017

Portal Ajaib


PORTAL AJAIB
Menembus Batas Imajinasi
Berkelilinglah. Puaskan rasa ingin tahumu.Selamat Datang di Portal Ajaib SD Tumbuh 2 

Untuk masuk, kau butuh kaki yang kuat dan jantung yang sehat. Sebab, segerombolan Monster Sampah mungkin akan berusaha menarikmu ke sisi kanan bumi, di mana manusia tidak bisa eksis. Lari yang jauh!
Perhatikan arah, jangan terpikat aroma manis Negeri Permen karena kau tak akan bisa kembali ke dunia. Jangan juga berbelok ke Hutan Terlarang. Ada Penyihir Dezia di sana, yang siap menyulapmu menjadi ayam.
Oh… kau anak pemberani? Kenapa tidak ikut berlaga saja di arena Galaxy Racing? Atau, turut bertempur di medan Hunter War at America! 
Siapkan senyum termanis untuk para peri dan unicorn, waspada pada naga, dinosaurus, dan makhluk aneh lainnya yang lalu lalang, terbahak bersama Geoma dan Wow Wow Kang, juga terkesima pada kisah, gambar, dan puisi yang khusus dicipta untukmu.
Selamat berpetualang!Yuk, berpartisipasi meramaikan dunia literasi. Have fun!Bagi yang berminat pesan bukunya masih diberi kesempatan untuk pesan tanpa formulir. drop nama anak, kelas, dan jumlah eks, ke no WA 081578900003.


Proudly present:
Antologi cerita Fantasy karya anak-anak SD Tumbuh 2
PORTAL AJAIB, Menembus Batas Imajinasi.
Full colour | Rp 55.000
Buku ini dicetak terbatas. Bisa didapatkan di Festival Literasi Yogyakarta, 4-7 Mei 2017 di kompleks kantor Diknas, Jl. Hayam Wuruk dan di kantin SD Tumbuh 2 mulai tanggal 8 Mei 2017.
Terima kasih para edukator dan anak-anak SD Tumbuh 2 Yogyakarta atas partisipasinya, proud of you all... Karya-karyanya lucu dan segar.
Terima kasih Ibu Sastia Rokkinvisual, lay out dan desain grafisnya keren!
Terima kasih Bunda Faza Irma yang sudah bikin program ini masuk ke SD Tumbuh 2.

Saturday, April 15, 2017

Tirana Kini Kartini

TIRANA KINI KARTINI 💕Periode 12-30 April 2017

Menjelang peringatan hari Kartini, Tirana House & Kini Furniture ingin berbagi kebahagiaan & inspirasi 🌸.


Ayo ikutan bagikan cerita & foto inspirasi tentang kisah perempuan hebat dengan karya nyatanya di akunmu. Sesuai perjuangan & cita" Kartini. Bisa kisahmu sendiri atau perempuan lain (ibu, saudara perempuan atau teman).


📩Ketentuan:

1. Follow akun FB/IG @TiranaHouse dan @kinifurniture
2. Tag/mention Tirana House dan Kini Furniture
3. Tambahkan hastag #TiranaKiniKartini
4. Pengumuman pemenang tgl 2 Mei 2017.

🎁Akan dipilih 3 cerita & foto terbaik.

Masing-masing pemenang akan mendapatkan paket hadiah yang terdiri dari:
1 Produk dari Kini Furniture

1 Syal Shibori dari Lapak Jumputan Candi Ijo
Voucher Tirana House

Wow keren kan hadiahnya!Ayo kami nantikan kiriman cerita & fotonya 😘😍
Info promo silakan WA 081-827-7073




Hadiah Giveaway

Hadiah Giveaway

Hadiah Giveaway


Saturday, April 08, 2017

Memadukan Konsep Tradisi & Modern di SD Tumbuh 4

Digital Live Sketch by Mimping Nglukis untuk Sekolah Tumbuh - SD Tumbuh 4

Memadukan Tradisi dan Modern di Kampus Baru SD Tumbuh 4

Menuliskan kronologis berdirinya Sekolah Tumbuh selama 12 tahun bukan sesuatu yang mudah untuk kami. Karena perjalanan 12 tahun ini adalah sebuah proses yang unik, penuh tantangan dan dedikasi yang tulus dari semua “pemilik” Tumbuh, sehingga bisa berdiri mengabdi kepada dunia pendidikan sampai hari ini. Sebelumnya, pada tahun 2005 kami mendirikan Sekolah Tumbuh untuk pertama kalinya, dengan tekad bulat dan ingin membuat model pendidikan “bergaya” Jogja. Model tersebut akan memfasilitasi keberagaman kebutuhan anak yang unik, active learning, recourse based, berbasis multikultural dan memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus, didalamnya yang disebut sebagai konsep inklusi. Sekolah Dasar yang akhirnya bernama Tumbuh (yang bermakna kami ingin selalu tumbuh) di bawah naungan Yayasan Edukasi Anak Nusantara (YEAN), yang diketuai oleh KPH. Wironegoro.

Sampai saat perjalanan Sekolah Tumbuh hingga tahun ke-12 ini, Sekolah Tumbuh sudah bertumbuh kembang melahirkan SD Tumbuh 1, SD Tumbuh 2, SD Tumbuh 3, SMP Tumbuh, SMA Tumbuh dan akan melahirkan kampus baru yaitu SD Tumbuh 4. Dimana semua kampus mengusung pendidikan berbasis inklusi dan keberagaman. Dan ditambah setiap kampus mempunyai keunikannya sendiri dalam memberikan penguatan karakter/tema kepada anak didiknya. Berikut ini karakter masing-masing kampus di Sekolah Tumbuh: kewirausahaan (SD Tumbuh 1), sekolah seni & museum yang menguatkan karakter seni budaya (SD Tumbuh 2), “preparing students to be global citizens” (SD Tumbuh 3), agrikultur dan pelestarian alam (SD Tumbuh 4); sementara SMP & SMA Tumbuh dengan karakter mempersiapkan anak didik untuk lebih mandiri dan siap menghadapi kehidupan nyata (life skill). Lahirnya SD Tumbuh 4 ingin menambahkan pilihan kepada orang tua dan masyarakat dimana konsep agrikultur yang mengajarkan pendidikan pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan dengan pendekatan modern kepada anak didik sejak dini.




Berbeda dengan konsep pembangunan gedung sekolah lainnya; konsep arsitektur sekolah SD Tumbuh 4 memadukan tradisi dan modern. Dengan menggunakan limasan joglo sebagai kelas-kelas dan ruang administrasi para guru. Konsep ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan dan pelestarian terhadap tradisi lokal. Limasan yang dipakai pun, bukan limasan baru, melainkan limasan yang didapatkan dari penduduk di pedalaman dusun di sekitar GunungKidul/Bantul. Selanjutnya, akan dipergunakan kontainer sebagai representasi kehidupan modern/industrial. Kontainer ini akan digunakan sebagai fasilitas umum. Dengan dibantu tim Yayasan Edukasi Anak Nusantara (YEAN), arsitek Hendra Gunawan merancang bersama kompleks kampus Sewon. Di lokasi ini juga akan ditanam 100 pohon Sawo Kecik. Diharapkan sesuai dengan filosofi pohon Sawo Kecik yakni sarwo becik yaitu bisa menyebarkan, menanamkan kebajikan seluas-luasnya.

Lokasi SD Tumbuh 4 berada di Yogyakarta bagian selatan, tepatnya di Jl KH. Ali Maksum Panggungharjo Sewon Bantul (sebelah utara kampus Institut Seni Indonesia/ISI, Yogyakarta). Lokasi Sewon dipilih karena tepat berada di atas garis imajiner dan filosofi yang dianut oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yakni garis yang menghubungkan antara Pantai Parangtritis, Panggung Krapyak, Tugu, dan Gunung Merapi. Dengan lahan seluas lebih dari 1,5 hektar, tanah yang digunakan oleh SD Tumbuh 4 adalah tanah kas desa Panggungharjo, Sewon Bantul. Dimana YEAN menyewa agar bisa menambah manfaat untuk kemajuan pendudukan sekitar dan desa Panggungharjo itu sendiri. Disamping itu, lokasi Sewon juga membantu Yogyakarta bagian selatan untuk berkembang pusat pendidikannya; yang selama ini masih banyak berpusat di Yogyakarta bagian utara.


Kami merasa belum sempurna dalam berkontribusi di dalam dunia pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Indonesia. Kami terus tumbuh dan terus belajar. Kebahagiaan kami adalah bahwa kami bisa memfasilitasi kebutuhan anak tanpa membeda-bedakan kondisi, latarbelakang, status sosial, suku dan agama. Kebahagiaan lain adalah Sekolah Tumbuh mempunyai “squad” para pengajar, pengurus sekolah dan Yayasan yang mempunyai dedikasi, loyalitas, “passion” terhadap pendidikan berbasis inklusi dan multikultur yang kami percaya adalah model pendidikan yang cocok untuk Indonesia yang beragam dan multikultur. Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada “stake holder” Sekolah Tumbuh yaitu Kraton Yogyakarta, pemerintah, akademisi, para orang tua dan komunitas pendukung lainnya.

PROFIL
Yayasan Anak Edukasi Nusantara (YEAN)
Pembina             : GKR Mangkubumi
Ketua                 : KPH. Wironegoro, M.Sc
Wakil Ketua        : Elga Andriana, M.Ed
Sekretaris           : Issriastuti, SP
Bendahara          : Hj.R. Ay. Endah Widyowati
Ketua Bidang      :
Sosial, Pendidikan dan Budaya      : Wresti Wrediningsih, S.Psi.
Aset dan Sumber Daya Manusia     : Imaculata Dian Sawitri, A.Md
Seni dan Budaya                           : Christmas Astriani, S.Pd.

SD Tumbuh 1
Memberikan kesadaran kepada anak tentang budaya lokal yang perlu dilestarikan dan dihargai. Menanamkan nilai kehidupan sehari-hari dalam keberagaman. Melatih siswa untuk memiliki entrepreneurship. Kurikulum Nasional dan CIPP (Cambrige International Primary Program).
Jl AM Sangaji No 48, Yogyakarta
Telp/fax (0274) 557970

SD Tumbuh 2
Dengan mengusung konsep Sekolah Museum, proses pembelajaran diperkaya dengan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dengan bidang seni. Kurikulum Nasional dan CIPP (Cambrige International Primary Program). Konsep kelas multiusia.
Jl Amri Yahya No 1, Gampingan Wirobrajan, Yogyakarta
Telp (0274) 5896880

SD Tumbuh 3
“Cultivating global minds, embracing local wisdom”, we want to bring all community members from different cultures, religions, family background to become the global citizens of the future”. Kurikulum Nasional dan IPC, konsep kelas multiusia.
Ndalem Mangkubumen KT III/264 Yogyakarta
Telp/Fax (0274) 384246

SD Tumbuh 4
Menerapkan Kurikulum Nasional dengan pengayaan muatan kearifan lokal berbasis agrikultur dan lingkungan hidup. Belajar dalam setting sekolah berkonsep budaya Yogyakarta yang terintregasi dengan laboratorium alam dan kegiatan praktek interdisipliner.
Jl KH Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon Bantul Yogyakarta
Telp 0822.2220.06895

Tumbuh High School
SMP – Nasional & Internasional
SMA – Nasional
Menerapkan semangat pendidikan untuk semua, menghargai dan menghormati perbedaan, tumbuh dalam keberagaman agama, ekonomi, budaya dan kebutuhan khusus. Sustainable Development.
“HANDS ON, MIND ON, HEART ON”.

Jl KH Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon Bantul Yogyakarta
Telp 0851.0039.0162
Informasi Sekolah Tumbuh:

Tuesday, April 04, 2017

Perokok yang Beretika

Jadilah perokok yang memiliki etika.
1. Buang puntung rokok jangan sembarangan. Pot tanaman bukan tempat untuk mematikan dan menaruh puntung rokok. Perhatikan dan bedakan mana asbak dan mana pot tanaman!
2. Buang abu rokok jangan sembarangan, meskipun 'cuma' abu, itu juga bikin kotor lantai. Situ yang ngerokok, eh kita yang nyapu. Huh!
3. Pas beli rokok tidak perlu buru", ndesel" antrian karena 'cuma' beli rokok. Tetep antri sesuai antrian pembeli meskipun itu cuma di warung kecil. Hargai pembeli lain.
4. Merokok pada tempatnya. Bagaimanapun merokok akan meninggalkan bau tak sedap dan kadang bikin sesak nafas. Meskipun sudah disemprot pakai pewangi ruangan.
5. Perhatikan asap rokok mengarah kemana. Jangan waton kemebul, asapnya bikin sesek orang lain.
6. Jangan merokok di dekat ibu hamil dan anak-anak.
7. Jangan merokok sambil naik kendaraan, kadang" asap, petikan api atau abu rokok bikin klilipan pengendara di belakang mu.

Sunday, April 02, 2017

Mangrove for Live

MANGROVE FOR LIVE
Program unggulan THS untuk event GINDO 2017


Ada 15 peserta siswa Tumbuh High School (THS) dan 2 guru pendamping yang berangkat pada kegiatan GINDO 2017. Ada pun kriteria peserta yang bisa berangkat adalah mereka yang mempunyai kekuatan, minat gairah dan juga memiliki project yang berkaitan dengan isu global SDGs. Mereka ada pemuda pemudi tangguh yang peduli terhadap isu global SDs. Mereka akan mempresentasikan project-project yang dilakukan di konferensi GINDO tersebut pada tanggal 1-2 April 2017 di Sekolah Pelita Harapan (SPH) Tangerang.

Selama mereka mengikuti kegiatan tersebut akan ada sesi sharing project dan pengalaman dan juga aksi yang selama ini sudah mereka lakukan. Tumbuh High School mempunyai project yang sustainable seperti Mangrove for Life dan Community Service. Tumbuh High School hampir setiap tahun mengikuti kegiatan tersebut. Tahun ini mereka membawa project yang berjudul Mangrove for Live, Education for All, Good Health and Wellbeing.


Contoh project Mangrove for Live yang dikerjakan Tumbuh High School selama ini; para siswa Tumbuh High School mengadakan bussines day: Fundraising for Mangrove ~ Challenge Yourself Everyday “Breakthrough Fundraising Actions for Mangrove”. Melalui business day, para siswa berjualan makanan atau pupuk, dan hasil penjualan digunakan untuk kegiatan Mangrove for Live. Business Day Tumbuh High School dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2017 di area sekolah tepatnya di halaman Jogja National Museum bersamaan dengan diselenggarakannya Pameran 11 Tahun Sekolah Tumbuh di tempat yang sama. Kegiatan ini berlangsung dengan sukses dan lancar. Program mangrove for life merupakan program berkelanjutan penanaman dan perawatan mangrove di Dusun Baros. Kegiatan ini akan terus dilakukan karena inti dari penyelamat lingkungan adalah keberlanjutan. Dengan skema social entrepreneurship komunitas Tumbuh High School tetap meneruskan program mangrove di Dusun Baros Yogyakarta. Penanaman telah dilaksanakan pada tanggal 23-24 November 2016 lalu bertepatan dengan momen hari menanam Pohon Dunia pada tanggal 21 November 2016 dan hari menanam Pohon Indonesia tanggal 28 November 2016 .


Para peserta GINDO ini terdiri dari sekolah-sekolah bertaraf internasional dimana mereka berbagi project dan aksi yang sudah dilakukan di sekolah masing-masing. Ada 20 isu global yang diangkat tahun ini. Dengan mengikuti kegiatan ini, para siswa THS akan diperkaya dari pengalaman belajar selama mereka mengikuti kegiatan tersebut. Aksi mereka selama belajar di Tumbuh High School membentuk para pelajar ini terus bersemangat dan tetap berbagi kemanfaatan dengan pelajar sekolah lain di Indonesia.

GINDO adalah sebuah konferensi yang bertujuan untuk meningkatkan identitas diri akan gairah dan kekuatan yang mereka miliki, dengan ketekunan kita untuk menaklukkan isu-isu global. Konferensi GINDO diselenggarakan setahun sekali. Konferensi GINDO adalah dimana para siswa dan individu-individu bersama-sama hadir dan belajar tentang kekuatan sebuah perubahan.

Pembicara pada konferensi GINDO kali ini adalah Faye Simanjuntak (pendiri Rumah Faye), Basuki Tjahaja Purnama (Gubernur DKI Jakarta 2013-2017), Andreas Nawawi (Direktur PT Paramount Landasan), Luhut Pandjaitan (Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Indonesia), Mochtar Riadi (pendiri dan pengurus Lippo Group), Martin Anugrah (pemilik Cameo Project). Lebih detail tentang GINDO bisa cek di link https://ginsphlv.org/gindo/

Informasi lebih lengkap, silakan kontak
Ibu Purwanti Retno Y (Kepala Sekolah Tumbuh High School)
Tumbuh High School (THS)
Jl KH. Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon Bantul
No WA 0822-2220-6895

Tuesday, February 07, 2017

Agenda Kegiatan Pameran 11 Tahun SEKOLAH TUMBUH




GRATIS, TERBUKA UNTUK UMUM

AGENDA KEGIATAN PAMERAN 11 TAHUN SEKOLAH TUMBUH
“Hands On, Mind On, Heart On”
Jogja Educational Spirit

Jogja National Museum (JMN), 14-19 Februari 2017
Jl. Prof. Ki Amri Yahya No. 1, Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta

Hari 1, Selasa 14 Februari 2017

09.00 – 12.00               : Finishing touch display
15.00 – 16.00               : Konferensi pers dan tur pameran khusus jurnalis dan blogger
16.00 – 19.00               :
Pembukaan pameran
 16.00 - 16.15  : registrasi, penerimaan tamu
 16.15 - 16.20  : pembukaan oleh MC
 16.20 - 16.30 : sambutan oleh Bapak KPH Wironegoro
 16.30 - 16.40 : sambutan perwakilan dari DIKPORA Yogya
 (*dalam konfirmasi)
 16.40 - 16.55  : sambutan oleh GKR Hemas
                          membuka pameran dengan menyanyikan Mars Tumbuh aransemen terbaru
                          seremoni pembukaan
                          foto bersama
16.55 - 17.15   : memasuki ruang pamer SD Tumbuh 1 : performance klub tari dan biola
                          dilanjutkan ke ruang SD Tumbuh 2
17.15 - 17.45   : Fashion show ‘Global Citizen’ dari SD Tumbuh 3
17.30 - 18.00   : tur pameran
18.00 - 19.00   : menikmati hidangan dan ramah tamah
19.00 - 21.00   : pameran dengan aktifitas masing-masing di ruangan tiap kampus

Hari 2, Rabu 15 Februari 2017 (Libur Nasional PILKADA)

* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 10.00               : Pendaftaran untuk Pojok Konseling (per hari dilayani 6 klien)
10.00 – 14.00               : Pelayanan Pojok Konseling oleh CSIE
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
14.00 – 15.00               : 1. PentasTeaterikal Puisi oleh SD Tumbuh 2
                                      2. Pentas Kolaborasi Musik & vokal Kinnara oleh SD Tumbuh 2
16. 00 - 17.30              : Daily workshop #1: Painting Collage for Kids oleh SD Tumbuh 3
16.00 - 18.00               : Talkshow tema ‘Sex Education untuk Anak’ bersama Ibu Allisa Wahid                                                                       oleh Tumbuh High School  
(untuk dewasa/orang tua)
18.30 – 20.00               : Pemutaran film dokumenter  tentang Tumbuh kerjasama dengan 
                                      Eagle Award atau Kompas TV dan diskusi oleh Tumbuh High School
... – 21.00                     : pameran tutup

Hari 3, Kamis 16 Februari 2017

* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
09.00 – 10.00               : Pendaftaran untuk Pojok Konseling (per hari dilayani 6 klien)
09.00 - 10.00               : Workshop pembatas buku dari tulang daun oleh Library
10.00 – 11.30               : Talkshow “Pendidikan Inklusi” bersama CSIE oleh Tumbuh 
                                      High School (untuk dewasa/orang tua)
10.00 – 14.00               : Pelayanan Pojok Konseling oleh CSIE
13.00 -15.00                : Workshop Fotografi oleh Tumbuh High School (umum)
14.00 – 14.30               : Launching 5 film oleh SD Tumbuh 2
16.00 – 17.30               : Daily workshop #2: Live Cooking oleh SD Tumbuh 3
18.30 – 20.00               : Pemutaran film FFD (Jam Belajar Masyarakat) dan diskusi oleh 
                                      Tumbuh High School
… - 21.00                     : pameran tutup

Hari 4, Jumat 17 Februari 2017

* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
09.00 – 10.00               : Pendaftaran untuk Pojok Konseling (per hari dilayani 6 klien)
10.00 – 14.00               : Pelayanan Pojok Konseling CSIE
10.00 – 11.00               : Workshop kreasi tutup botol oleh SD Tumbuh 1 
(untuk anak-anak)
10.00 – 11.30               : Workshop jumputan oleh SD Tumbuh 2 
(untuk anak-anak)
13.00 – 15.00               : Workshop BTYL (Bio Techology for Young Learners) : Bookmark Art 
                                      from Flower Pygmen oleh SD Tumbuh 2 & CSIE (untuk anak-anak)
15.00 – 16.30               : Pentas seni oleh Tumbuh High School
16.00 – 17.30               : Daily workshop #3: Sewing Workshop  oleh SD Tumbuh 3
17.00 – 21.00               : Aksi mural Eko Nugroho di SD Tumbuh 2 
(*dalam konfirmasi)
… - 21.00                     : pameran tutup

Hari 5, Sabtu 18 Februari 2017

* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
10.00 – habis               : Jualan makanan khas Pontianak oleh SD Tumbuh 1
10.00 – 11.30               : Workshop lukisan tanah liat bersama Samuel Indratma oleh SD 
                                      Tumbuh 2 (untuk anak-anak)
10.00 – 12.00               : Workshop BTYL (Bio Techology for Young Learners): Leave Art 
                                      Project oleh SD Tumbuh 1 & CSIE
10.00 – 11.30               : Workshop mainan edukasi oleh Tumbuh High School (untuk anak-anak)
14.00 – 15.30               : Workshop lilin oleh Tumbuh High School 
(untuk anak-anak)
15.00 – 16.30               : Workshop kolase oleh SD Tumbuh 1 
(untuk anak-anak)
16.00 – 17.30               : Daily workshop #4 : Story Telling oleh SD Tumbuh 3 
(untuk anak-anak)
16.00 – 17.30               : Seminar topik Kurikulum IPC (International Primary Curriculum) 
                                          (kuota 30 orang)
17.00 – 21.00               : Aksi mural Eko Nugroho di SD Tumbuh 2 (*dalam konfirmasi)
… - 21.00                     : pameran tutup.

Hari 6, Minggu 19 Februari 2017

* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru
10.00 – 12.00               : Workshop BTYL (Bio Techology for Young Learners): Rain water                                                                               dispenser for simple agriculture oleh SD Tumbuh 3 & CSIE
11.00-  13.00               : Panen raya oleh SD Tumbuh 4
                                     * Siapkan buku untuk bisa barter mengikuti panen raya.
17.00 – 18.30               : The Best Band performance oleh SD Tumbuh 3
17.00 – 21.00               : Aksi mural Eko Nugroho di SD Tumbuh 2 
(*dalam konfirmasi)
… - 21.00                     : pameran selesai.

Note:
1. Untuk mengikuti masing-masing workshop hanya mengganti (barter) dengan minimal 1 tanaman buah atau buku cerita.
2. Pojok Konsultasi gratis, terbuka untuk masyarakat umum dengan cara mendaftar terlebih dahulu. Setiap harinya hanya bisa melayani 6 klien.


Informasi dan kontak person:
Sekolah Tumbuh 0822-2220-6895
Tirana Art Management 081-827-7073

Friday, February 03, 2017

Pameran 11 Tahun SEKOLAH TUMBUH


GRATIS, TERBUKA UNTUK UMUM

AGENDA KEGIATAN PAMERAN 11 TAHUN SEKOLAH TUMBUH
“Hands On, Mind On, Heart On”
Jogja Educational Spirit
Jogja National Museum (JMN), 14-19 Februari 2017
Jl. Prof. Ki Amri Yahya No. 1, Gampingan, Wirobrajan, Yogyakarta

Hari 1, Selasa 14 Februari 2017
09.00 – 12.00               : Finishing touch display
15.00 – 16.00               : Konferensi pers dan tur pameran khusus jurnalis dan blogger
16.00 – 19.00               :
Pembukaan pameran
 16.00 - 16.15  : registrasi, penerimaan tamu
 16.15 - 16.20  : pembukaan oleh MC
 16.20 - 16.30 : sambutan oleh Bapak KPH Wironegoro
 16.30 - 16.40 : sambutan perwakilan dari DIKPORA Yogya
(*dalam konfirmasi)
 16.40 - 16.55  : sambutan oleh GKR Hemas
                          membuka pameran dengan menyanyikan Mars Tumbuh aransemen terbaru
                          seremoni pembukaan
                          foto bersama
16.55 - 17.15   : memasuki ruang pamer SD Tumbuh 1 : performance klub tari dan biola
                          dilanjutkan ke ruang SD Tumbuh 2
17.15 - 17.45   : Fashion show ‘Global Citizen’ dari SD Tumbuh 3
17.30 - 18.00   : tur pameran
18.00 - 19.00   : menikmati hidangan dan ramah tamah
19.00 - 21.00   : pameran dengan aktifitas masing-masing di ruangan tiap kampus

Hari 2, Rabu 15 Februari 2017 (Libur Nasional PILKADA)
* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 10.00               : Pendaftaran untuk Pojok Konseling (per hari dilayani 6 klien)
10.00 – 14.00               : Pelayanan Pojok Konseling oleh CSIE
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
14.00 – 15.00               : 1. PentasTeaterikal Puisi oleh SD Tumbuh 2
                                      2. Pentas Kolaborasi Musik & vokal Kinnara oleh SD Tumbuh 2
16. 00 - 17.30              : Daily workshop #1: Painting Collage for Kids oleh SD Tumbuh 3
16.00 - 18.00               : Talkshow tema ‘Sex Education untuk Anak’ bersama Ibu Allisa Wahid                                       oleh Tumbuh High School 
(untuk dewasa/orang tua)
18.30 – 20.00               : Pemutaran film dokumenter  tentang Tumbuh kerjasama dengan 
                                      Eagle Award atau Kompas TV dan diskusi oleh Tumbuh High School
... – 21.00                     : pameran tutup

Hari 3, Kamis 16 Februari 2017
* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
09.00 – 10.00               : Pendaftaran untuk Pojok Konseling (per hari dilayani 6 klien)
09.00 - 10.00               : Workshop pembatas buku dari tulang daun oleh Library
10.00 – 11.30               : Talkshow “Pendidikan Inklusi” bersama CSIE oleh Tumbuh 
                                      High School (untuk dewasa/orang tua)
10.00 – 14.00               : Pelayanan Pojok Konseling oleh CSIE
13.00 -15.00                : Workshop Fotografi oleh Tumbuh High School (umum)
14.00 – 14.30               : Launching 5 film oleh SD Tumbuh 2
16.00 – 17.30               : Daily workshop #2: Live Cooking oleh SD Tumbuh 3
18.30 – 20.00               : Pemutaran film FFD (Jam Belajar Masyarakat) dan diskusi oleh 
                                      Tumbuh High School
… - 21.00                     : pameran tutup

Hari 4, Jumat 17 Februari 2017
* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
09.00 – 10.00               : Pendaftaran untuk Pojok Konseling (per hari dilayani 6 klien)
10.00 – 14.00               : Pelayanan Pojok Konseling CSIE
10.00 – 11.00               : Workshop kreasi tutup botol oleh SD Tumbuh 1 
(untuk anak-anak)
10.00 – 11.30               : Workshop jumputan oleh SD Tumbuh 2 
(untuk anak-anak)
13.00 – 15.00               : Workshop BTYL (Bio Techology for Young Learners) : Bookmark Art 
                                      from Flower Pygmen oleh SD Tumbuh 2 & CSIE (untuk anak-anak)
15.00 – 16.30               : Pentas seni oleh Tumbuh High School
16.00 – 17.30               : Daily workshop #3: Sewing Workshop  oleh SD Tumbuh 3
17.00 – 21.00               : Aksi mural Eko Nugroho di SD Tumbuh 2
(*dalam konfirmasi)
… - 21.00                     : pameran tutup

Hari 5, Sabtu 18 Februari 2017
* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru)
10.00 – habis               : Jualan makanan khas Pontianak oleh SD Tumbuh 1
10.00 – 11.30               : Workshop lukisan tanah liat bersama Samuel Indratma oleh SD 
                                      Tumbuh 2 (untuk anak-anak)
10.00 – 12.00               : Workshop BTYL (Bio Techology for Young Learners): Leave Art 
                                      Project oleh SD Tumbuh 1 & CSIE
10.00 – 11.30               : Workshop mainan edukasi oleh Tumbuh High School (untuk anak-anak)
14.00 – 15.30               : Workshop lilin oleh Tumbuh High School 
(untuk anak-anak)
15.00 – 16.30               : Workshop kolase oleh SD Tumbuh 1 
(untuk anak-anak)
16.00 – 17.30               : Daily workshop #4 : Story Telling oleh SD Tumbuh 3
(untuk anak-anak)
16.00 – 17.30               : Seminar topik Kurikulum IPC (International Primary Curriculum) 
                                                   (kuota 30 orang)
17.00 – 21.00               : Aksi mural Eko Nugroho di SD Tumbuh 2 (*dalam konfirmasi)
… - 21.00                     : pameran tutup.

Hari 6, Minggu 19 Februari 2017
* Selama pameran berlangsung melayani tur pameran dengan kesepakatan waktu. Tur pameran akan di host oleh salah satu wakil dari Sekolah Tumbuh dan Tirana Art Management.
09.00 – 21.00               : Pojok PSB (Penerimaan Siswa Baru
10.00 – 12.00               : Workshop BTYL (Bio Techology for Young Learners): Rain water                                               dispenser for simple agriculture oleh SD Tumbuh 3 & CSIE
11.00-  13.00               : Panen raya oleh SD Tumbuh 4
                                     * Siapkan buku untuk bisa barter mengikuti panen raya.
17.00 – 18.30               : The Best Band performance oleh SD Tumbuh 3
17.00 – 21.00               : Aksi mural Eko Nugroho di SD Tumbuh 2
(*dalam konfirmasi)
… - 21.00                     : pameran selesai.

Note:
1. Untuk mengikuti masing-masing workshop hanya mengganti (barter) dengan minimal 1 tanaman buah atau buku cerita.
2. Pojok Konsultasi gratis, terbuka untuk masyarakat umum dengan cara mendaftar terlebih dahulu. Setiap harinya hanya bisa melayani 6 klien.


Informasi dan kontak person:
Sekolah Tumbuh 0822-2220-6895
Tirana Art Management 081-827-7073