Sunday, March 01, 2015

Ecowisata Tlatar, Boyolali

Sudah pernah ke Ecowisata Tlatar di Boyolali? Bila belum, kawasan ecowisata ini menarik menjadi alternatif kunjungan bagi keluarga apalagi anak-anak. Terletak di Dusun Tlatar Desa Kebonbimo Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah. Letaknya sekitar 20 km dari kota Surakarta/Solo atau sekitar 7 km dari kota Boyolali, yaitu di sebelah utara jalan Boyolali – Solo. Mengapa saya menyebut kawasan, karena memang begitu Anda memasuki lokasi ini, akan menemukan banyak hal seperti kolam renang, pemancingan, tempat makan dimana anak-anak bisa nyemplung di kolam penuh ikan dan memancing ikan; Anda juga bisa menemukan lokasi mata air yang dikelola pemerintah yang diberi nama 'Umbul Tlatar' dan juga hutan lindung yang sejuk . Untuk itulah kenapa disebut ecowisata, karena memang wisata yang berhubungan dengan lingkungan. Kawasan wisata ini sendiri sudah dibangun sejak tahun 1997 dan mulai dibuka untuk umum tahun 2000. Tiket masuknya sangat murah, cukup Rp 10.000,-/orang dan gratis untuk anak usia dibawah 5 tahun. Kawasan ini dikelola oleh pemerintah daerah setempat.


Salah satu sign di kawasan wisata Tlatar.
Tempatnya cukup unik nih. Dengan tiket masuk seharga Rp 10.000,-/ orang itu, banyak yang bisa kita dapatkan kawasan wisata, baik untuk dewasa mau pun anak-anak. Fasilitas yang disediakan ada kolam pemancingan, kolam renang dewasa dan anak-anak, kolam kecil terapi ikan, anak-anak juga bisa langsung menjaring ikan dalam kolam (mereka menyebutnya pakecehan) dan tentu saja restoran. Jadi, tersedia ruang-ruang/gubuk tempat untuk kita bersantai dan makan, mereka juga menyediakan menu makanan dengan menu utama masakan ikan, seperti nila, bawal, kakap dan lele, baik bakar maupun goreng serta berbagai varian minuman. Tapi, kita juga boleh membawa makanan sendiri dari rumah. Di kawasan tersebut, pedagang dari luar juga boleh masuk, misal pedagang gorengan, penjual mainan, penjual jaring ikan dan sebagainya. Nah bila ingin irit biaya, Anda bisa membawa: makanan dan minuman dari rumah, pakaian ganti (bila nanti basah karena bermain air), jaring ikan dan perlengkapan lainnya. Karena Anda cukup membayar uang tiket masuk saja, sisanya Anda bebas bermain dan berwisata :) Oh ya, bila ingin berkunjung saat hari Minggu atau libur nasional, sebaiknya datang pagi atau reservasi dulu deh, karena tempat ini bisa sangat penuh dan akhirnya harus waitinglist. Kan nggak seru kalau harus menunggu... Jangan khawatir, tempat ini sudah buka sejak pukul 7 pagi nih. Datang pagi juga lebih sejuk, anak-anak tidak terlalu panas bermain di tengah kolam ikan atau berenang.





Nah ini salah satu sign saat kita membayar tiket. Ternyata tempat ini cukup mencatat banyak sejarah juga lho. Menjadi tempat bersejarah pertama di Indonesia keberadaan dan berkembangnya:
1. Budidaya dan pemuliaan bibit tanaman alfaafa dari daerah subtropika ke daerah tropika tahun 2002.
2. Pintu masuknya Olah Raga Woodball dan Kejuaraan Terbuka Internasional tahun 2007 dan 2008.

3. Penemu bakteri terkuat MA-11, sebagai bahan pengembangan pangan, pakan ternak, pupuk, energi dan pelestarian lingkungan tahun 2011.

Keren ya! Tidak hanya berwisata, tapi kita juga diberi edukasi soal ramah lingkungan dan juga sejarahnya. Semoga makin bertambah prestasinya.


Salah satu sudut di tempat Ecowisata tersebut. Tersedia gubuk-gubuk dimana kita bisa duduk menikmati suasana kolam dan pemandangan yang asri.

Fasilitas kolam renang. Tersedia kolam untuk anak-anak dan dewasa.


Ikan-ikan yang dipelihara dalam kolam. Boleh diambil, bila dapat yang kecil-kecil boleh langsung dibawa pulang saja :) Tapi bila ambil yang besar, harus dilaporkan ke petugas untuk ditimbang dan dibeli berdasarkan bobot dan jenis ikannya. 



Nah sekarang saatnya mancing ikan. Serunya! Anak-anak bisa langsung masuk ke kolam karena airnya tidak dalam, ambil jaring masing-masing dan bawa plastik untuk taruh hasil tangkapan. Senangnya...

Anak-anak bisa menghabiskan waktu bermain di tengah kolam ini. Hati-hati ya karena sedikit licin. Bisa pakai sandal tahan air bila telapak kaki terasa sakit saat berjalan dalam kolam.
Airnya bening banget, sejuk, karena memang berasal dari mata air.

Assiiikk, dapat ikan :)
Nah saatnya makan. Bila tidak membawa bekal dari rumah, bisa pesan makanan di restoran yang ada disini. Lumayan sih rasanya, cukuplah untuk mengganjal lapar dan menu makan yang sehat untuk anak-anak.
Suasana di luar. Sudah kelihatan hutan lindung yang juga menjadi obyek wisata. Sayangnya kunjungan saya saat itu belum sempat jalan-jalan ke hutan wisata ini. Mungkin lain waktu :)
 
Untuk lebih komplitnya tentang tempat wisata ini, bisa baca juga selengkapnya di blog yang mereka punya http://etasia.blogspot.com/2011/06/ekowisata-taman-air-indonesia-etasia.html atau bisa cek juga di http://obyekwisataindonesia.com/ekowisata-air-tlatar-etasia/

Post a Comment