Sunday, May 04, 2014

"Mini Size" by Kelompok PAGI






Pengantar pameran lukisan oleh Kelompok PAGI
Andi Hartana, Andy Miswandi, Antoni Eka Putra,
Choerudin C. Roadyn, Ricky Wahyudi, W. Putra Pembayun
Tirana Art Space, Jl Suryodiningratan 55 Yogyakarta
3 – 30 Mei 2014
Pembukaan, Sabtu, 3 Mei 2014 | pk. 19.00 WIB
Pameran dibuka oleh Bapak Amir Hamzah, S.Sn., M.A

MINI SIZE
Berawal dari sebuah jagongan di suatu rumah tepatnya di dusun Kalipakis Yogyakarta,kami sepakat untuk membentuk sebuah kelompok PAGI.

Mengapa kami sebut PAGI? Sebab pagi adalah pergantian dari gelap menjadi terang, pagi adalah saat beraktifvitas dan pagi adalah doa untuk mengawali langkah kecil dalam peta senirupa Yogya, Indonesia umumnya. Mesti sering terdengar slentingan akan "paceklik"nya senirupa, namun tidak menyurutkan niat hati kami untuk mengelar pameran perdana ini di Tirana Art Space, karena kami yakin tidak ada kata paceklik tanpa berusaha.

Dalam pameran perdana "Mini Size" ini kami membicarakan tentang sesuatu yang disebut "kecil", sesuatu yang vital sebagai pelengkap dan sebagai proses adanya besar. Dalam dunia praktis saat ini banyak orang berpikir sesuatu yang kecil namun mampu menyimpan yang besar. Sebagai contoh kecanggihan alat bernama flashdisk, yang secara kasat mata bentuknya kecil namun ia mampu menyimpan data-data vital perusahaan maupun dokumen negara hingga ukuran giga. Bahkan manusia itu sendiri terdapat organ-organ kecil yang mampu tercatat di dunia, mampu meluluhkan angkara… ya…hati itu kecil, namun mampu merubah dunia. Senyum Monalisa itu kecil, namun dikenal sampai saat ini.

'Kecil' adalah makna metafora terpenting yang digunakan kelompok PAGI untuk memproduksi tafsir tidak dalam pameran ini, melainkan dalam kehidupan sehari-hari sebagimana disebut besar itu karena ada sebutan kecil. Kecil adalah penyerta proses, atau barangkali kecil itu sebuah proses, proses untuk menjadi sesuatu yang besar.

Salam.
Yogyakarta, 20 April 2014
W.Putra Pembayun
( penikmat kopi di PAGI hari )



Pengantar Pameran Seni Rupa Kelompok PAGI
Di Tirana Art Space | Jl Suryodiningratan 55 Yogyakarta
3 – 30 Mei 2014
Kelompok PAGI beranggotakan 6 orang seniman, yakni Andi Hartana, Andy Miswandi, Antoni Eka Putra, Choerudin C.Roadyn, Ricky Wahyudi, W. Putra Pembayun. Kelompok ini terbentuk baru saja, bersamaan dengan pameran ini hendak diselenggarakan. 4 diantaranya bertetangga di kampung mereka tinggal, karena itulah mereka membentuk kelompok ini, kesamaan geografis dimana mereka hidup. Disamping itu, kebutuhan untuk saling berbagi dan mendukung satu sama lain, menjadi alasan lain terbentuknya kelompok PAGI. Dukungan ini mereka prioritaskan ketika kondisi pasar seni rupa sedang tidak berpihak pada karya-karya baru saat ini. Harapan terus dipanjatkan, usaha terus dilakukan, semangat terus dikibarkan, meskipun pasar seni rupa sedang lesu. Demikian prinsip kelompok ini saat terbentuk.

Ada pun alasan PAGI menjadi nama kelompok, sederhana sekali, karena mereka sudah nuansa pagi hari untuk mengawali semua aktifitas hari ini. Semoga di awal yang baik berlanjut ke hasil yang baik pula. Seterusnya mereka berharap, kelompok ini bisa tetap solid kedepannya. Harapan yang tidak terlalu mengada-ada di tengah pasang surut munculnya kelompok yang dibentuk di medan seni rupa tanah air.
Meskipun kelompok ini baru terbentuk, 6 seniman ini bukan orang baru di peta seni rupa Yogyakarta atau Indonesia. Nama-nama mereka sering mucul di berbagai aktifitas pameran baik di dalam hingga luar negeri. Prestasi atau penghargaan juga sering mereka dapatkan. Mereka juga sedang mengatur rencana, untuk membuat pameran tunggal masing-masing anggotanya dan didukung oleh anggotanya. Demikianlah kehidupan berkesenian di Yogya, guyub, gotong royong, hidup bertetangga dan saling mendukung. Perihal formasi kelompok, mereka mengaku fleksibel, bisa menambah, tetap atau berkurang, tapi semoga tidak kalau berkurang. Saat ini mereka solid dan konsisten dengan tujuan awal dibentuknya kelompok ini, menjadi tujuan mendasar.

Total ada 21 karya yang dipamerkan dalam pameran ini. Pembuatan karya berkisar antara tahun 2013 – 2014. Kecuali karya-karya W. Putra Pembayun yang dibuat di tahun 2012. W.Putra Pembayun juga merupakan anggota termuda (kelahiran 1986) dalam kelompok ini. Antoni Eka Putra kelahiran ’80 dan saat ini, satu-satunya anggota yang tinggal dan berkarya di Padang, Sumatra Barat. Sisanya, rata-rata mereka kelahiran tahun 70’an. Tema ‘Mini Size’ diakui Kelompok PAGI memang muncul karena menyikapi ruang di Tirana Art Space (tempat pameran mereka saat ini). Mereka mengaku, karya-karya berukuran kecil pun sering mereka kerjakan disamping karya-karya berukuran besar. Karya masing-masing seniman memiliki karakter yang kuat yang menonjolkan tiap individu seniman. Semisal Andi Hartana dan W. Putra Pembayun dengan aliran abstraknya, Antoni Eka Putra dan Ricky Wahyudi dengan dekoratifnya, Andi Miswandi dan Choerudin C. Roadyn dengan realisnya. 

Pameran berlangsung hingga 30 Mei 2014. Buka setiap hari pukul 9 pagi – 9 malam. Gratis dan terbuka untuk umum. (Nunuk Ambarwati, Tirana Art Management/081 827 7073).


Post a Comment