Tuesday, October 28, 2014

Teman Seperjalanan :)

Buat sebagian besar wanita, tas merupakan satu hal yang sangat menarik perhatian mereka. Demikian juga saya. Urusan sepatu dan tas, selalu menyita atensi. Seneng kayaknya melihat koleksi tas punya lemari khusus. Berbeda tentengan di acara yang berbeda pula, kalau acara formal pakai yang ini, acara hangout pakai yang itu. Seru ya! Berikut ini beberapa koleksi tas-tas dan dompet-dompet kecil yang setia menemani perjalanan saya selama ini. Faktor pemilihan tas dan dompet ini terlebih bukan karena merknya, tetapi karena disesuaikan budget belanja (hihihihi...), lucu atau tidaknya dan baru terakhir kebutuhan. Semoga menginspirasi entah dari sisi yang mana. Yuk simak...

Tas ini cukup terjangkau harganya. Beli dari seorang teman yang berjualan online. Katanya sih dari kulit. Tapi memang awet dan tahan lama kok. Sudah 2 tahun mungkin ia menemaniku jalan. Biasanya bawaanku selalu banyak, kalau terlewat bawa satu hal saja, rasanya belum komplit hari itu. Nah tas setidaknya mampu menampung apa aja yang pengen kubawa. Yang bikin lucu karena di bagian dalamnya pakai kain motif bunga kecil-kecil. Karena memang jam terbangnya tinggi, maka tas ini sudah mulai rusak disana sini, soal ritsleting dan handlenya yang hampir putus. Tapi so far masih kupakai sehari-hari.
 
Tas ini memang fungsinya untuk membawa laptop, merk Export. Ukurannya agak besar dan agak berat, apalagi kalau laptopnya jadul. Sudah cukup lama bersama saya, kurang lebih saya beli antara tahun 2006 - 2007. Kadang tas ini juga dipakai untuk tas biasa, maksudnya tidak untuk membawa laptop. Yang membuat unik dari tas ini disamping banyak kantong dalamnya, juga karena kombinasi warna, luar hitam dan dalam merah. 

Usia tas ini lebih lama dibanding tas laptop Export tadi, kurang lebih saya dapatkan di tahun 2004-2005. Tas hitam formal ini istimewa karena oleh-oleh teman dari Singapore, merk ternama IKEA. Sampai sekarang masih awet, bahannya bagus dan kuat. Hanya memang warna hitamnya sudah sedikit memudar. Tas ini enak banget untuk membawa kertas-kertas dokumen karena kantong dalamnya memanjang.
Tas orange cantik ini juga istimewa karena merupakan hasil kreatifitas tim Tirana House. Tas ini merupakan kombinasi bahan rajut dan lurik dan berlabel (merk) Tirana. Handlenya dua macam, pendek (jinjing) dan panjang (selempang). Keren abis! Disarankan untuk tidak terlalu banyak membawa barang bawaan didalam tas ini, sayang tas nya :) Karena warnanya orange, saya tidak cukup pede untuk memakainya selalu, jadi tas ini sering ditinggal di rumah saja.

Tas rajut ini cantiiikkk banget saya beli tahun 2014. Bikinan Denina Bag. Kombinasi rajut dan kain motif bunga-bunga. Di kantong dalamnya pun bermotif sama seperti luar, motif bunga-bunga kecil. Tas ini berukurannya cukup besar. Warnanya pun saya suka sekali, langsung jatuh cinta lihat pertama kali. Handlenya juga bisa dua macam, pendek dan panjang. Dan seperti tas rajut orange, tas ini juga sebaiknya diperlakukan sama, yakni tidak terlalu banyak bawaan, karena tasnya menjadi semakin berat. Sebenarnya tas ini saya beli untuk menggantikan tas kulit coklat yang sudah mulai rusak, tapi karena tasnya sendiri sudah agak berat, ditambah bawaan, jadi makin berat. Jadi urung dpakai sehari-hari. Sekarang lebih banyak disimpan di rumah.
Nah berikutnya, dompet-dompet kecil. Salah seorang teman pembuat tas menyarankan, bila tasnya ingin awet, tidak banyak sering dicuci; sebaiknya selalu membawa inner bag atau dompet kecil, pouch dan semacamnya. Sehingga barang-barang lebih kecil bisa dimanage dalam satu tempat. Pulpen juga tidak mengotori tas bila bocor dan noda kemana-mana. Yuk intip koleksi dompet-dompet kecil saya :)

Dompet koin lucu banget. Setuju kan! Warnanya hijau tosca pastel, tertempel figur hewan jerapah dan bertuliskan 'On the Earth. Animal. Design by Languo'. Saya beli di Jakarta, 2014 di sebuah toko merchandise 'Scoop'. Di toko itu banyak sekali merchandise lucu-lucu tema vintage. Dari sekian banyak dompet, pilihan saya jatuh pada yang satu ini. Saat ini fungsinya memang untuk menampung uang koin. Bentuknya pun meruang, jadi cocok banget untuk menyimpan barang-barang kecil. Kadang-kadang peniti, karet gelang atau jepit rambut juga masuk ke dompet ini :)
Dompet ini saya beli karena keunikan teknik quiltingnya. Ada 3 'permen' di bagian depan. Warnanya pinky dan ada dua kantong, cocok untuk membawa HP lebih dari satu. Bahannya juga nyaman sekali, kainnya lembut. Sayangnya cepat kotor jadi harus sering dicuci. Dan sebaiknya mencucinya tidak digosok terlalu keras supaya warnanya tidak cepat pudar. Dibeli tahun 2013 di toko merchandise dekat rumah. Dompet ini handmade, dibuat oleh Yulianti R Abhinaya | Rumah Quilt Abhinaya. Labelnya masih ditulis pakai tangan lho untuk menunjukkan bahwa itu handmade. Produknya lucu-lucu, keren abis!

Nah sama seperti yang pinky. Dompet ini produksi Yulianti R Abhinaya | Rumah Quilt Abhinaya. Tahun 2014 saya beli lagi, abis lucu sih dan suka produknya. Kali ini kantongnya satu saja dan bentuknya bulat. Bisa buat isi apa sajalah. Saat cuma ingin pergi ke warung, bawa dompet ini isi uang secukupnya dan 1 HP, udah pas :)

Yang bikin pengen beli dompet ini karena warnanya merah menyala. Designnya pun unik, tulisan huruf Jawa kuno 'Kraton'. Apalagi harganya murah sekali, tidak sampai Rp 50 ribu, di beli di toko merchandise dekat rumah. So, dompet ini selalu ada di tas saya juga untuk mengantongi apa saja, ganti-ganti. Kadang nota-nota, pulpen, atau pembalut satu pcs (hehehe untuk jaga-jaga).
Koleksi satu ini dipilih memang karena bahannya lurik, produksi teman juga Lusi Benang Lurik. Dibeli saat ada bazaar di dekat butik Tirana tempat saya bekerja di Minggiran. Warnanya kombinasi luriknya bagus, dominasi merah. Ada 3 kantong, bisa membawa banyak item kecil-kecil. Alat-alat make up sehari-hari (kecuali bedak, karena tidak bisa masuk) saya taruh di dompet ini.
Aaaah hampir ketinggalan yang satu ini, abis kecil imut sih. Ini dompet khusus untuk kartu nama (cardholder). Spesial oleh-oleh teman dari kunjungannya ke luar negeri. Merk Frederrique Constant, Geneve. Tagline mereka 'Live your Passion'. Warnanya ngejreng, orange. Bahannya kulit. Makin pede kalau keluarin kartu nama pakai cardholder yang satu ini ya Ladies :)

Dompet yang satu ini keren juga. Bahannya bagus, dari lurik. Produksi Lawe. Di bagian depan sebenarnya ada logo Jogja Gallery terbuat dari tembaga, tapi saya copot karena logonya runcing-runcing, khawatir melukai kalau pas buru-buru buka dompet. Ya memang, dompet ini merupakan merchandise Jogja Gallery bekerjasama dengan Lawe. Ada 3 kantong didalamnya. Bentuknya memanjang, elegan sekali, warna luriknya pun saya suka. Sebenarnya dompet ini cocok untuk dipakai acara formal seperti resepsi pernikahan dan sebagainya, tapi sekarang saya pakai untuk dompet sehari-hari, isi nota-nota, kartu-kartu bank, uang, kadang pulpen juga saya masukin situ.
Nah itu tadi sekelumit koleksi tas dan dompet yang menemani perjalanan saya sehari-hari. Semoga menginspirasi :)

Photo courtesy by: Norisma Andhi Soebagyo

Post a Comment