Thursday, November 20, 2014

Srikandi Hijau


IKUTAN YUK kompetisinya. Gratis aja Moms :)

Workshop & kopi darat pertemuan # 2 'Srikandi Hijau' dihadiri GKR Pembayun & GKR Condrokirono



 Srikandi Hijau: 
Don’t (just) recycle! 
Think first
Memperkenalkan Perilaku Hijau di Rumah Tangga

Proyek “Sustainable Consumption & Production (SCP)” Policy Support Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHH) menyelenggarakan program “Srikandi Hijau” pada Rabu, 12 November 2014. Program ini didukung dan diluncurkan oleh GKR Pembayun selaku pembina program. Srikandi Hijau merupakan salah satu program proyek SCP di Yogyakarta untuk memperkenalkan dan memotivasi pola-pola hidup hijau (ramah lingkungan) di rumah tangga. Peserta Srikandi Hijau akan mengimplementasikan perilaku hijau dan membagikan testimoninya dalam bentuk foto dan cerita di media sosial. Program Srikandi Hijau merupakan salah satu program yang diadakan dalam rangka “Yogyakarta Goes SCP” yang didukung oleh proyek SCP bersama KLHH.

GKR Pembayun menyatakan bahwa perempuan sebagai istri dan ibu di rumah tangga memegang peran utama sebagai penggerak perilaku hidup hijau. Mulai dari keputusan memilih produk yang ramah linngkungan, perilaku ramah lingkungan seperti hemat energi, air, dan bbm, hingga ke perilaku membuang dan mengurangi sampah.

Bersama GKR Pembayun menjelang dilaunchingnya 'Srikandi Hijau'. Dari kiri-kanan: Edzard Ruehe, GKR Pembayun, Christine Effendy, Nunuk Ambarwati.
Selain Srikandi Hijau, pola hidup hijau juga diperkenalkan melalui workshop dan kompetisi foto dan blog bertema konsumsi hijau. Kegiatan dilaksanakan satu kali dalam sebulan, dengan tema dan pembicara yang berbeda-beda, mulai Bulan September 2014 sampai Januari 2015. Selain workshop, peserta juga mengikuti kompetisi bulanan. Untuk lomba fotografi, pengambilan foto langsung dilaksanakan setelah workshop. Setiap bulan akan ada pemenang bulanan dan favorit. Di akhir kompetisi, yaitu Bulan Januari 2015 akan dipilih pemenang umum, baik untuk fotografi maupun blog. Di akhir rangkaian kompetisi, akan diselenggarakan Climate PIC 2, yaitu rally foto bersepeda menyusul Climate PIC 1 yang telah sukses digelar pada Bulan Oktober 2013. Seluruh foto-foto hasil kompetisi dan Climate PIC akan dipamerkan di ajang pameran fotografi yang akan digelar sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan tahun depan. 

Kegiatan workshop dan kompetisi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengaktivasi komunitas fotografi dan blog sebagai agen kampanye konsumsi hijau. Banyaknya komunitas-komunitas seperti komunitas kreatif, hobi, maupun komunitas informal lainya menjadikan Kota Yogyakarta berpotensi menjadi salah satu kota pelopor konsumsi berkelanjutan. Mewujudkan Jogja Hijau bukan hanya impian.

Selain bergerak langsung di level konsumen untuk membentuk kebiasaan pola konsumsi hijau, juga diadakan program-program dukungan implementasi  produksi dan konsumsi berkelanjutan di pemerintah dan industry. Pemerintah DIY dan Kota Yogyakarta merupakan pilot implementasi Green Public Procurement, yaitu pengadaan pemerintah yang memperhatikan kriteria-kriteria produk hijau. Kebijakan ini akan mendorong penerapan produksi yang berkelanjutan di industri serta tersedianya produk ramah lingkungan lebih banyak di pasar konsumen.Di industri, dukungan penerapan Eco/Green Hotel juga diberikan untuk hotel-hotel di Yogyakarta. Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan telah meluncurkan “Panduan Penerapan Green Hotel”. Seminar “Manajemen Ramah Lingkungan untuk Hotel” telah dilaksanakan dan dilanjutkan dengan pelatihan-pelatihan penerapan eco hotel.

Tentang Proyek SCP Policy Support Indonesia (SCP-PSI)
Sustainable Consumption and Production (SCP) adalah aksi yang telah disepakati secara global di Konferensi Rio+20 untuk pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan yang melibatkan pihak pemerintah, industri, dan masyarakat. Proyek bernama sama, SCP ini merupakan bagian dari program SWITCH ASIA yang didanai oleh Komisi Uni Eropa di beberapa Negara di Asia. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan di Asia. Komponen Policy Support dimulai tahun 2011 dan Indonesia adalah salah satu negara dari 4 negara yang dipilih.

Proyek SCP-PSI dimulai pada Bulan Februari 2012 dan akan berakhir Januari 2015, dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan. SCP-PSI akan menghasilkan Rencana Aksi Nasional untuk Sustainable Consumption and Production sebagai implementasi dari SCP 10 Year Framework Indonesia yang telah dilaporkan kepada UNEP pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2013.

SCP-PSI memiliki 3 komponen. Komponen pertama akan menghasilkan kerangka aksi sebagai strategi untuk mengimplementasikan kebijakan SCP Indonesia (Creating the Framework for a Consolidated National SCP Policy). Komponen kedua mendukung implementasi kebijakan (Support to SCP Policy Implementation) dan komponen ketiga akan menghasilkan mekanisme finansial, insentif dan instrument kebijakan SCP (Financial mechanisms, incentives and policy instruments for SCP promotion).

Ada 7 sub-proyek di dalam SCP-PSI, yaitu: 1). Assessment of State of SCP Policies and Tools in Indonesia (Studi mengenai Status Kebijakan dan Perangkat SCP di Indonesia), 2). Green Public Procurement (Kriteria ramah lingkungan dalam pengadaan pemerintah), 3). Incentives & Policy Instruments for Promotion of Sustainable Production (Studi mengenai Insentif dan Perangkat Kebijakan untuk Meningkatkan Produksi yang Berkelanjutan), 4). Enhanced Significance of Green Labels and Green Products/Services – including Eco Hotel (Meningkatkan Signifikansi Eko Label dan Produk/Jasa yang Berkelanjutan – termasuk Eco Hotel), 5). Stimulating Consumer Demand for Sustainable Products/Services (Menstimulasi Permintaan Konsumen atas Produk/Jasa yang Berkelanjutan), 6). SCP Action Plan (Kerangka Aksi SCP), dan 7). SCP Indicators for Indonesia (Indikator SCP Indonesia).


Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:
Christine Effendy
Project Manager
Sub-Project 05 SCP Switch Asia Indonesia

Nunuk Ambarwati
Local Coordinator DI Yogyakarta
Ph. 0274 411615 | 081 827 7073
Email: qnansha@yahoo.com

Post a Comment