Friday, December 23, 2016

Project Showroom #3 - Rumah Batik Borobudur

Sebuah kerja kemitraan antara UNESCO dan Tirana Art Management [TAM] di penghujung tahun 2016 (Oktober-Desember). TAM diminta untuk merancang dan mendesain interior 4 showroom kelompok dampingan UNESCO di kawasan Prambanan (2 showroom) dan kawasan Borobudur (2 showroom).

Showroom ini merupakan bagian dari rumah pribadi salah satu anggota kelompok. Showroom ini memiliki akses yang baik sebagai bagian dari Desa Wisata, sehingga banyak didatangi wisatawan asing maupun domestik. Dari sisi produk kelompok ini membuat batik tulis, batik cap, batik tulis kombinasi motif relief candi. Sedikit yang membedakan, showroom ini sudah dipersiapkan sebagai tempat bekerja membatik; mulai dari menggambar motif, membatik hingga mewarnai. Maka showroom ini dibagi dua ruangan, ruang depan sebagai tempat bekerja dan tempat untuk diskusi, ngobrol para anggota kelompok. Wisatawan atau konsumen yang datang juga bisa menyaksikan demo proses membuat batik di ruangan depan. Sementara ruang belakang, sebagai tempat display produk. Diharapkan showroom ini sangat kental nuansa kebersamaan kelompok dan aktif berkarya. Maka showroom ini memiliki konsep "Gathering & Community".

Baca juga:
http://nunukambarwati.blogspot.co.id/2016/12/project-showroom-1-omah-batik-sojiwan.html
http://nunukambarwati.blogspot.co.id/2016/12/project-showroom-2-lapak-jumputan-candi.html


Batik Borobudur 

Indonesian Batik was inscribed on the Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity in 2009. The techniques, symbolism and culture surrounding hand-dyed cotton and silk garments, known as Indonesian Batik, permeate every aspect of Indonesian life. Often handed down through familial lines – from generation to generation – the craft of batik is intertwined within the cultural identity of the Indonesian people and, through the symbolic meanings of its colours and designs, expresses their creativity and spirituality.

As a part of the community empowerment program, which focuses on two of UNESCO’s World Heritage Sites in Indonesia (Borobudur Temple Compounds and Prambanan Temple Compounds), UNESCO Jakarta has been providing technical assistance to the local communities of Borobudur and Wanurejo Villages in the surrounding regions of Borobudur Temple. Under the assistance of UNESCO, these local communities receive livelihood assistance with the development of batik using motifs from the reliefs of Mendut Temple and Pawon Temple. The provided support involves the facilitation of technical skill training, business development training, marketing and promotion training, as well as showroom setup. In 2015, two new community-business-groups were established under the names of Batik Borobudur, with 10 female members in each community group.

The identifying characteristics of Batik Borobudur can be seen through their motifs. The motifs were adopted from the decorative reliefs of Pawon and Mendut temples, with beautiful depictions such as flowers, geometric patterns, and Kinara Kinari.

Batik Borobudur

Jl Badrawati RT 03, Ngaran 1 Borobudur
Magelang, Jawa Tengah

HP 0817268065 / 082242559747

Showroom Rumah Batik Borobudur sebelum di make over.

Showroom Rumah Batik Borobudur sebelum di make over.

Sketsa awal yang dibuat oleh Nunuk Ambarwati (Tirana Art Management).

Sketsa desain yang dimatangkan, dibuat oleh Fitri Prawitasari, staf pengajar ATA YKPN.

Showroom Rumah Batik Borobudur sebelum di make over.

Showroom tampak depan yang sudah di make over.

Detail dekorasi interior dari material unik.
Sekaligus bisa dipakai untuk packaging produk.

Detail dekorasi interior dari material unik.
Sekaligus bisa dipakai untuk packaging produk.

Detail dekorasi di atas meja.

Detail dekorasi di atas hambalan.



Motif relief candi yang menjadi dasar pola batik karya Rumah Batik Borobudur.
Sengaja dibuat masih mentah, baru tahap di batik dengan malam dan belum difinishing;
kemudian di beri frame, sehingga terkesan natural.

Detail interior Rumah Batik Borobudur.

Untuk lebih mempercantik ruangan, kami buatkan permainan asimetris
lampu gantung dari bahan sederhana.



Aktifitas membatik yang bisa kita temui di showroom ini.
Karena area depan showroom ini bisa difungsikan sebagai tempat gathering, rapat kelompok, workshop
dan produksi membatik kelompok ini sendiri.




Post a Comment