Monday, February 05, 2007

The Thousand Mysteries of Borobudur


Kompetisi Seni Visual 2007
THE THOUSAND MYSTERIES OF BOROBUDUR
UNESCO Office Jakarta – Jogja Gallery - Dept. Pariwisata & Budaya RI - UGM - PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko

Bagi sebagian besar orang awam, tidaklah mudah menerjemahkan eksistensi Borobudur. Apalagi jika hal itu dikaitkan dengan kehidupan personalnya, baik sebagai bagian dari profesi, status maupun hobinya. Sejarah hidup seseorang yang berbeda-beda, tentu saja takkan bisa dengan mudah tersambung dengan sejarah Borobudur. Harus ada upaya untuk ”menggerakkan” Borobudur dan masyarakatnya untuk bersama-sama menghubungkannya.
Borobudur, sebagian besar diketahui masyarakat sebagai bangunan besar buatan manusia. Seluruh sejarah yang terjadi padanya juga tidaklah dengan cepat dan kuat menarik perhatian sebagian orang untuk memeliharanya. Mencermati berbagai cerita dari relief di badan Borobudur yang indah itu saja misalnya, terasa benar bahwa Borobudur sudah selayaknya ”menjadi bagian” dari diri kita semua. Kita tahu Borobudur bukanlah benda eksklusif. Ia tak membutuhkan perhatian berlebih. Ia hanya membutuhkan hidup dan perawatan dengan kesadaran masyarakatnya. Tentu saja lewat perupa dengan karya seninya.


Kompetisi ini bersifat terbuka dan akan menjadi bagian dari pameran besar bertajuk ”The Thousands Mysteries of Borobudur” yang akan digelar di Jogja Gallery pada 20 April-9 Mei 2007. Kompetisi ini adalah bagian dari kerjasama UNESCO, Jogja Gallery, UGM, dan PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko bersama mitra-mitra yang lain. Kompetisi ini tidak dibatasi oleh ideologi yang condong pada situasi tertentu atas Borobudur, namun lebih banyak diidentifikasi sebagai bentuk kritis perupa terhadap eksistensi Borobudur secara jujur dan dalam bentuk karya seni.

Karya-karya seni yang dipamerkan atau dikompetisikan diharapkan lebih mencerminkan bentuk, sikap, dan jawaban atas pertanyaan perihal pengingatan kembali pada semangat menjaga peradaban manusia secara arif, terutama kepada bangun kreatif bernama Borobudur yang penuh misteri. Agenda ini, sekali lagi mencoba mengingatkan kembali peran, kelakuan, kerangka pikiran kita semua dan mencoba mengisi Borobudur dengan berbagai bentuk pergerakan pikiran kreatif.

1. Pemenang
· Kompetisi ini akan mengambil 20 finalis yang akan diikutsertakan dalam pameran. Dari 20 (dua puluh nominator) akan diambil 5 ( lima ) terbaik yang akan diumumkan pada saat pembukaan pameran.
· Kelima pemenang tersebut akan mendapat hadiah masing-masing Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) dan mendapatkan sertifikat pemenang dari UNESCO.

2. Sifat dan spesifikasi
· Tema karya disesuaikan dengan pengantar di atas.
· Kompetisi ini bersifat terbuka-nasional dan tidak dibatasi usia. Peserta adalah mereka yang tinggal dan beralamat di Indonesia , dan tidak dibatasi oleh kewarganegaraan.
· Media karya yang digunakan bebas (dwimatra atau trimatra: lukisan, patung, grafis, batik, keramik, instalasi, fotografi, dan sebagainya), sedangkan ukuran salah satu sisinya tidak lebih dari 200 cm.
· Setiap peserta diperkenankan mengajukan 2 judul karyanya.

3. Ketentuan Teknis
· Penjurian dilakukan dengan seleksi foto karya. Untuk itu setiap peserta dipersilakan mengirim foto karya (10 R Glosy) yang diajukan dan dikirim paling lambat 5 Maret 2007) disertai konsep karya dan biodata peserta terbaru.
· Untuk informasi lebih lanjut dan pengiriman foto karya dialamatkan ke:

Panitia Kompetisi THE THOUSAND MYSTERIES OF BOROBUDUR
d.a. JOGJA GALLERY
Contact person: Nunuk Ambarwati [+62 81 827 7073]
R. Daru Artono [+62 85 643 898 779]
Jl. Pekapalan 7 Alun-alun Utara Yogyakarta.
T: 0274 419999, 412021, 412023, 7161188
Email jogjagallery@yahoo.co.id

· Pengumuman 20 nominator (finalis) akan diberitahukan via surat ke peserta yang karyanya terseleksi atau mengakses alamat website: www.jogja-gallery.com
· Karya yang sudah terseleksi diharapkan masuk paling lambat tanggal 5 April 2007.
· Pengiriman karya ke Jogja Gallery ditanggung oleh perupa, sedang pengembaliannya tanggungjawab Jogja Gallery.
· Pihak penyelenggara berhak memakai image karya sebagai bagian dari publikasi dan semua aktivitas yang terkait dengan pameran ini.
· Setelah melalui tahap seleksi, karya diharuskan siap pamer dengan menyertakan keterangan karya secara lengkap.
· Karya diharapkan dapat dijual, dengan ketentuan yang disepakati oleh pihak perupa dan penyelenggara. (Catatan: 60% untuk seniman, 20% untuk perawatan Borobudur, 20% untuk biaya packing dan pengiriman karya kembali ke perupa dan atau ke pembeli karya).

4. Juri
dr. Oei Hong Djien (pengamat seni dan kolektor)
DR. M. Agus Burhan, M.Hum. (ISI Yogyakarta )
Mikke Susanto, S.Sn. (Jogja Gallery)
Ir. Guntur Purnomo Adi (PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko)
DR. Ir. Laretna T. Adhisakti, M.Arch. (Univ. Gadjah Mada)

Program ini terselenggara berkat kerjasama
UNESCO Office Jakarta, Jogja Gallery, Dep. Pariwisata & Kebudayaan RI, Universitas Gadjah Mada, PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Center Heritage Center [CHC].



Post a Comment