Thursday, May 10, 2018

Keep Calm and...

Pameran seni rupa
KEEP CALM AND...karya Arif Hanung T @555hanung | Erza QPop @erzaqpop | Cahaya Novan @cahaya_novan  Di Tirana Art House & Kitchen, Jl Suryodiningratan 55 Yogyakarta8-31 Mei 2018



KARYA
Ketiga seniman yang akan mempresentasikan karya mereka ini rata-rata kelahiran ’90-an. Arif Hanung TS lahir tahun 1990, Cahaya Novan lahir tahun 1987 dan Erza Q-Pop lahir di tahun 1989. Maka rata-rata mereka masih berumur kurang lebih 30 tahun. Menurut saya, ketiga seniman muda ini memiliki benang merah yang sama yakni kecenderungan karya 'abstrak' dengan ciri masing-masing. Abstraknya Hanung yang dua dimensi, abstraknya Erza mixed media dan abstraknya Novan found objects. Benang merah yang lain adalah ‘bermain-main’. Hanung dengan nyaman bermain menggoreskan cat minyak; Erza bermain dengan media kayu yang ia distorsi; demikian juga Novan yang bermain-main mengolah kembali mainan hot wheels. Dalam pameran ini, masing-masing seniman mempresentasikan 15 karya, sehingga total ada 45 karya. Produksi antara tahun 20017-2018.




Arif Hanung T, sangat eksplisit mengajak penikmat seni memberi makna yang dalam pada karya abstraknya. Tahun 2008-2009 pertama kali Hanung menggunakan media kanvas dan cat akrilik. Hanung memiliki background fotografi, aktif juga seni pertunjukan, penikmat dan pernah bekerja di dunia film. Karya-karyanya banyak terinspirasi dari latar belakangnya tersebut. Teknik-teknik fotografi tentang landscape sering ia pakai dalam teknik berkarya. Karya-karyanya yang saat ini dipamerkan adalah sebuah studi tentang bentuk. Hanung lebih menyukai tema-tema alam dan dia lebih sering mengeksplorasi tema tersebut. Tak ada tendensi ingin menyuarakan sesuatu melalui karya-karya yang ia tampilkan saat ini. Murni bermain-main dengan bentuk lewat memori yang ia tuangkan dalam kanvas. Maka penikmat seni boleh memaknai karya Hanung dengan persepsi mereka sendiri. Penikmat seni diharapkan bisa mendapatkan ‘pesan rasa’ melalui goresan kuasnya, demikianlah bagaimana menikmati karya abstrak. Hanung merupakan salah satu dari ketiga seniman ini yang konsisten berkarya abstrak dengan media kanvas akhir-akhir ini. Bila mengikuti karya-karya Hanung, maka kita bisa ‘membaca’ bagaimana ia memiliki karakter mengolah tekstur dan cat yang tebal.




Erza QPop (Erza Budi Faisal)
Erza menampilkan karya dengan media acrylic dan potongan kayu jati belanda yang asimetris. Potongan kayu ini awalnya adalah bentuk utuh dari perahu, rumah, pesawat atau mobil. Kemudian oleh Erza diobrak-abrik, dibongkar sedemikian rupa hingga menjadi bentuk yang sekarang (asimetris). Pemilihan media kayu ini bukan tanpa alasan. Erza memiliki latar belakang ilmu robotik. Erza mengambil teknik-teknik assembling dalam robotik ia prakteknya dalam karya kayunya. 


Ini merupakan karya pertama Erza dengan media kayu. Pameran ini juga menjadi penanda penting bagi Erza sebagai pribadi. Dimana ini adalah masa-masa hijrah untuk menjadi personaliti yang ia yakini sekarang. Perubahan personaliti ini turut mempengaruhi karya-karyanya. Dari segi karakter maupun bentuk berubah. Namun demikian tetap ada benang merah yang menjadi jembatan pembacaan karya Erza sejak awal ia berkarir sebagai seniman. Benang merah itu adalah modifikasi motif batik khas Yogya yang tetap ia pakai hingga kini. 



Sementara Cahaya Novan  karyanya cukup mengejutkan. Ia 'bermain-main' dengan mobil hot wheels yang ia olah lagi. Hot wheels, miniatur mobil yang muncul sejak tahun 1968 ini memang dikoleksi anak-anak hingga dewasa. Novan sendiri sudah menyukai dan mengoleksinya sejak ia di bangku menengah pertama. Sehingga bukan hal baru baginya. Ia mengkombinasikan mainan ini dengan found object lain atau juga teks. Total hot wheels yang dipakai ada 20 miniatur untuk 15 karya. Ada hot wheels yang masih utuh atau dibongkar rodanya hingga dipotong bagian bodinya. Tak seperti karya Novan sebelumnya yang berlimpah warna, karya-karyanya yang ini lebih minimalis tapi dalam makna.


Karya-karya Novan kali ini endapan dari konflik perasaan si seniman. Bila diamati satu persatu, karyanya penuh sindiran atas fenomena sosial sering kita jumpai. Lihat saja, ada satu karya dengan presentasi gambar Ka’bah dan mobil hot wheels warna perak ditepi frame. Hot wheels yang dipakai pada karya ini adalah mobil fantasi (tidak ada wujud nyatanya). Novan ingin mengkritisi fenomena orang berulang kali naik haji, atau naik haji hanya dengan tujuan peningkatan status sosial, hanya untuk gengsi dan bukan ibadah yang sesungguhnya. Jenis hot weheels mobil fantasi (tidak ada wujud nyata), fantasinya aneh-aneh bukan tujuan utama. Atau hot wheels warna putih dengan latar belakang warna yang sama; menurut Novan itu mobil sejuta umat, Avanza putih (ha ha ha). Karya ini bicara tentang mobil sebagai kebutuhan atau prestise. Bahkan kita bisa membaca status sosial seseorang dari jenis mobil yang ia miliki.

TAJUK Tajuk pameran ini bisa jadi ajakan atau nyinyiran; 'Keep Calm and...'. Sengaja, di belakang kata 'and' dikosongkan, berharap penikmat seni mengisi sendiri sesuai mau mereka. Tajuk ini cukup merepresentasikan mereka. Bukan santai sih tapi lebih tepatnya menikmati tiap proses berkarya bertiga. “Keep Calm and…” juga bisa menjadi penyikapan terhadap problematika yang terjadi pada diri keiga seniman ini agar tetap berpikiran bersih, netral dan matang.

Karya-karya mereka segar dan menarik! Ada banyak cerita & impresi yang dihadirkan. Pameran ini adalah 'jembatan' menuju pameran mereka bertiga selanjutnya di bulan Juli di Kiniko @kinikoart. Penikmat seni diajak untuk mengintip, melakukan pembacaan dan mengikuti proses bersama karya mereka melalui pameran 'Keep Calm and...' ini. Nantikan karya mereka selanjutnya!
* Nunuk Ambarwati
(081-827-7073)


__________________________________________




CURRICULUM VITAE
NAME                   : ARIF HANUNGTYAS SUKARDI

DOB                      : 26 Oktober 1990
PHONE                 : 0819 0330 3355
ADDRES                : Perum Kasongan Permai, Bantul, Yogyakarta
EMAIL                   : hanzhu@rocketmail.com
FACEBOOK/IG     : Arif Hanung TS/555hanung

Performing
Jagongan Wagen February edition (Di Batas Cahaya), Padepokan Seni Bagong Kussudiardja,Yogyakarta
Jagongan Wagen November edition(Lenggak-lenggok Suara), Padepokan Seni Bagong
Kussudiardja, Yogyakarta
Jagongan Wagen September edition (Re-kreasi), Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Yogyakarta
Jagongan Wagen Goes To Jakarta, Galeri Indonesia Kaya, Jakarta
Jagongan Wagen May edition (Mingset Greget), Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Yogyakarta Performance Art, VW anniversary, Yogyakarta

Pameran Tunggal
“REFILL”, Indische Koffie, Fort Vredeburg, Yogyakarta

Pameran 5 tahun terakhir
TETRIS, Parallel event biennale xiv, equator #4. Galleri Fadjar Sidik. Yogyakarta
Kenduren #4 (HORIZON) art jog parallel event. Perahu Art Connection. Yogyakarta
HASTAG KAZETEL, Bentara Budaya Yogyakarta.Yogyakarta
TEN GUYS IN ONE CAR (Collaboration Polish and Indonesian Artist), Sesama Gallery, Yogyakarta


Light of Hope, Artotel, Surabaya
25 x 25, Pawitra Artspace, Sidoarjo
LAA #4 (Lempuyangan Art Award), Lempuyangan Elementary School, Yogyakarta
BREAKAWAY, Indiecology Café , Yogyakarta
KENDUREN #3, Perahu Art Connection, Yogyakarta

Ruang Seni Rupa “MERAMAL MAS(S)A”, Padepokan Seni Bagong Kussudiarja, Yogyakarta
Ilustrasi merah bercerita “NARASI ILUSI ZAMAN”, UNS, Solo
ARTLANTIS, Ludens ArtSpace, Yogyakarta
why not to (be) honest, Jogja Gallery, Yogyakarta


ARTIST IN RESIDENCE

SENIMAN PASCA TERAMPIL.Padepokan Seni Bagong Kussudiarja, Yogyakarta.
ART PROJECT
COMMON, Educity complex. Johorbahru. Malaysia
DISPOSISI, Pendhapa ArtSpace. Yogyakarta
NOT ONE LESS with Am+Dg Jason Dy, makam seniman Imogiri. Yogyakarta

_________________________________

NAME                                  : CAHAYA NOVAN

DATE OF BIRTH                    : Yogyakarta, 21 November 1987
ADDRESS                             : Sumberan RT.04, DS II, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul 
                                            Yogyakarta
Email                                  : ovan.cahaya@gmail.com
HP/WA                                : 085 643 663 956

SOLO EXHIBITION
2017
Rumongso Rumangsanono Rumangsani, Tirana Art House and Kitchen, Yogyakarta
2016
OWAH,Indische Koffie,Yogyakarta

2015
ROH KESEPIAN, Rumah Seni Sidoarum. Yogyakarta
2013

OJO DUMEH, Miracle Art Space.Yogyakarta SUMSUMAN, Asdrafi Art Space.Yogyakarta

SELECTEDEXHIBITION
Art Volks JVWF 2017, Jogja Expo Centre, Yogyakarta
Art Charity for Pidie Aceh, Langit Art Space, Yogyakarta
LAA #4 (Lempuyangan Art Award), SD Lempuyangan , Yogyakarta
BREAKAWAY, Indiecology Café, Yogyakarta
Borobudur Today Art And Emotion, Gallery SMSR.Yogyakarta

 “ARTLANTIS”, Ludens ArtSpace, Yogyakarta
Apeman “Ruwatan Sampah Cokro Manggilingan”. Malioboro
“Rambut Putih”, Tahun Mas, Yogyakarta


TAK MEMBIDIK TITIK,Gendis resto,Yogyakarta. TATTO MERDEKA, Jogja Nasional Museum.Yogyakarta. SAY PEACE WITH COLOUR, Lempuyangan. Yogyakarta.
BERSAMA SANGGAR KALPIKA.Taman Sari.Yogyakarta.
OCTOBER ART PAPER, Rumah Seni Sidoarum.Yogyakarta.
ART INTOSPECTION, Pawon Art Space.Borobudur.Magelang.
”BABARAN”, Asdrafi Art Space,Yogyakarta.
LEMPUYANGAN ART AWARD, Yogyakarta.
ANDEROCK “21-21”Asdrafi Art Space,Yogyakarta.
ULTAH ASDRAFI 58th, Asdrafi Art Space.Yogyakarta.

APEMAN “Dari Malioboro Untuk Indonesia” on Street Malioboro, Yogyakarta.

MENGEJA DOA-DOA, Kersan Studio.Yogyakarta.


NAME                                : ERZA Q-POP

DATE OF BIRTH                  : Bantul, 12 Oktober 1989
ADRESS                             : Bregan, Mulyodadi, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta
EDUCATION                       : UMY Electrical Engineering
PHONE                              : 081226927884
EMAIL                               : erzaqpop@gmail.com

SOLO EXHIBITION
2016
Solo Exhibition “#JogjaHits” Indische Koffie, (Beteng Vredeburg Yogyakarta)
2012
Solo Exhibition “Dreaming” Tujuh Bintang Art Space, Yogyakarta.

SELECTED EXHIBITION

2016

“Orangutan menolak punah”, JNM, Yogyakarta
“Art Charity for Pidie Aceh”, Langit Art Space, Yogyakarta
“BREAKAWAY”, Indiecology Café, Yogyakarta
“Bianglala” Jogja Nasional Museum, Yogyakarata. (Perwakilan Komunitas KUMBANG MEKAR UMY)
“Move ART#2” Tahunmas Art Room, Yogyakarta.

“Mini Exhibition” Fisipol UMY, Yogyakarta.
“Narasi Ilusi Zaman” Gedung Innovation Center UNS, Solo.
“Anniversary Motor Antique Club” Gedung Graha Wanabhaktiyasa, Yogyakarta.
“Artlantis” Ludens Art Space, Yogyakarta.

“Milad Fisipol UMY ke 46” Sportorium UMY, Yogyakarta.
“Kumbang Mekar” Fisipol UMY, Yogyakarta.
“Why Not To (be) Honest” Jogja Gallery, Yogyakarta.

Post a Comment