Sunday, April 02, 2017

Mangrove for Live

MANGROVE FOR LIVE
Program unggulan THS untuk event GINDO 2017


Ada 15 peserta siswa Tumbuh High School (THS) dan 2 guru pendamping yang berangkat pada kegiatan GINDO 2017. Ada pun kriteria peserta yang bisa berangkat adalah mereka yang mempunyai kekuatan, minat gairah dan juga memiliki project yang berkaitan dengan isu global SDGs. Mereka ada pemuda pemudi tangguh yang peduli terhadap isu global SDs. Mereka akan mempresentasikan project-project yang dilakukan di konferensi GINDO tersebut pada tanggal 1-2 April 2017 di Sekolah Pelita Harapan (SPH) Tangerang.

Selama mereka mengikuti kegiatan tersebut akan ada sesi sharing project dan pengalaman dan juga aksi yang selama ini sudah mereka lakukan. Tumbuh High School mempunyai project yang sustainable seperti Mangrove for Life dan Community Service. Tumbuh High School hampir setiap tahun mengikuti kegiatan tersebut. Tahun ini mereka membawa project yang berjudul Mangrove for Live, Education for All, Good Health and Wellbeing.


Contoh project Mangrove for Live yang dikerjakan Tumbuh High School selama ini; para siswa Tumbuh High School mengadakan bussines day: Fundraising for Mangrove ~ Challenge Yourself Everyday “Breakthrough Fundraising Actions for Mangrove”. Melalui business day, para siswa berjualan makanan atau pupuk, dan hasil penjualan digunakan untuk kegiatan Mangrove for Live. Business Day Tumbuh High School dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2017 di area sekolah tepatnya di halaman Jogja National Museum bersamaan dengan diselenggarakannya Pameran 11 Tahun Sekolah Tumbuh di tempat yang sama. Kegiatan ini berlangsung dengan sukses dan lancar. Program mangrove for life merupakan program berkelanjutan penanaman dan perawatan mangrove di Dusun Baros. Kegiatan ini akan terus dilakukan karena inti dari penyelamat lingkungan adalah keberlanjutan. Dengan skema social entrepreneurship komunitas Tumbuh High School tetap meneruskan program mangrove di Dusun Baros Yogyakarta. Penanaman telah dilaksanakan pada tanggal 23-24 November 2016 lalu bertepatan dengan momen hari menanam Pohon Dunia pada tanggal 21 November 2016 dan hari menanam Pohon Indonesia tanggal 28 November 2016 .


Para peserta GINDO ini terdiri dari sekolah-sekolah bertaraf internasional dimana mereka berbagi project dan aksi yang sudah dilakukan di sekolah masing-masing. Ada 20 isu global yang diangkat tahun ini. Dengan mengikuti kegiatan ini, para siswa THS akan diperkaya dari pengalaman belajar selama mereka mengikuti kegiatan tersebut. Aksi mereka selama belajar di Tumbuh High School membentuk para pelajar ini terus bersemangat dan tetap berbagi kemanfaatan dengan pelajar sekolah lain di Indonesia.

GINDO adalah sebuah konferensi yang bertujuan untuk meningkatkan identitas diri akan gairah dan kekuatan yang mereka miliki, dengan ketekunan kita untuk menaklukkan isu-isu global. Konferensi GINDO diselenggarakan setahun sekali. Konferensi GINDO adalah dimana para siswa dan individu-individu bersama-sama hadir dan belajar tentang kekuatan sebuah perubahan.

Pembicara pada konferensi GINDO kali ini adalah Faye Simanjuntak (pendiri Rumah Faye), Basuki Tjahaja Purnama (Gubernur DKI Jakarta 2013-2017), Andreas Nawawi (Direktur PT Paramount Landasan), Luhut Pandjaitan (Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Indonesia), Mochtar Riadi (pendiri dan pengurus Lippo Group), Martin Anugrah (pemilik Cameo Project). Lebih detail tentang GINDO bisa cek di link https://ginsphlv.org/gindo/

Informasi lebih lengkap, silakan kontak
Ibu Purwanti Retno Y (Kepala Sekolah Tumbuh High School)
Tumbuh High School (THS)
Jl KH. Ali Maksum, Panggungharjo, Sewon Bantul
No WA 0822-2220-6895

Post a Comment