Sunday, January 08, 2017

Cerita di Balik Karya Kenobi


Baca juga http://nunukambarwati.blogspot.co.id/2016/12/hallo-kenobi.html


The Beatles | acryclic on canvas, 70 x 70 cm 
Kenobi Haidar Akmal
"The Beatles"

acrylic on canvas, 70 x 70 cm
Dipamerkan di Tirana House Jl Abu Bakar Ali 22 Kotabaru, Yogyakarta hingga 31 Januari 2017
Pada usia 3,5 tahun, Kenobi (sekarang 10th) didiagnosis Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) yang termasuk dalam spektrum autisme. Kecurigaan saat itu justru muncul dari eyangnya yang seorang psikolog.
Keno tidak pernah fokus ketika diajak berbicara atau dipanggil, sehingga orangtua pun membawanya ke penilai medis untuk mendapatkan diagnosis. Hasilnya, Kenobi memang terdiagnosis ADHD.
Selain susah fokus ketika diajak berbicara, Keno juga tidak bisa mendengarkan musik dengan frekuensi terlalu keras. Ia memilih untuk menutup telinganya ketika mendengarkan musik yang dirasa mengganggu pendengarannya. Satu-satunya musik yang disukainya adalah karya-karya The Beatles.
Itu sebabnya ia mengabadikan kelompok musik asal Inggris itu menjadi salah satu lukisannya. Kebiasaan menutup telinga saat musik diputar ternyata berpengaruh pada suasana hatinya.
Tema yang diusung Kenobi merupakan tema sederhana yang ada di sekitarnya, termasuk film kartun yang dia gemari. (Liputan6.com/Switzy Sabandar).



Tom and Jerry | acrylic on canvas, 70 x 90 cm


Kenobi Haidar Akmal
"Tom and Jerry"
acrylic on canvas | 70 x 90 cm

"Ini kubuat sepulang sekolah. Muka Tom habis dipukul Jerrry," kata Keno sembari menunjuk lukisan karakter kucing dan tikus di ujung ruangan.

Wajah Tom si kucing nakal dipoles dengan warna merah kecoklatan. Ada warna putih di mulut dan hidungnya, seperti ditutup perban. Di atas kepala, di antara kedua telingan, ada benjolan merah. Sedangkan Jerry si tikus jahil berdiri di sampingnya dengan mulut terbuka lebar, seolah-olah tertawa senang.

Keno meluapkan gagasannya di atas kanvas dengan warna-warna solid dan terang. Orang tuanya hanya menyediakan empat warna dasar, yakni putih, merah, biru dan kuning. Keno yang mencampurnya sendiri sesuai dengan keinginannya. 

(Pito Agustin Rudiana, Koran Tempo, 30 Desember 2016)


Kenobi Haidar Akmal 
"Napoleon"
acrylic on canvas | 45 x 65 cm
SOLD

Kenobi memiliki minat tersendiri dengan tokoh dunia yang unik seperti Napoleon Bonaparte. Disamping itu Keno juga penggemar sejati acara On The Spot di TV Swasta Indonesia. Salah satu edisi On The Spot, membahas tentang tokoh-tokoh dunia yang eksentrik. Kalau sudah dapat tokoh yang dia sukai di program televisi tersebut, kemudian Keno melanjutkan keingintahuannya lewat You Tube.

Napoleon Bonaparte adalah sosok Jendral dan Kaisar Perancis yang sangat terkenal serta penuh kontroversi semasa hidupnya. Sebelum menggambar di kanvas, Keno menggambar Napoleon berkali-kali di media kertas. Lukisan di kanvas ini ia selesaikan kurang dari satu jam saja. Di luar waktu mengeringkan cat. Ia menggambarkan sosok Napoleon dengan topi khas model bangsawan saat itu, dilengkapi dengan bintang di bagian topi dan dada, juga selempang merah.


Karya ini bisa diapresiasi di pameran tunggal lukisan karya Kenobi Haidar Akmal di Tirana House Jl Abu Bakar Ali No 22 Kotabaru Yogyakarta, hingga 31 Januari 2017.


Kenobi Haidar Akmal
"Wayang Potehi 2"
acrylic on canvas | 70 × 50 cm
SOLD
Kenobi mengenal wayang potehi berawal saat melihat pertunjukan wayang potehi di Bandung. Kala itu dia masih berumur 5 tahun. Wayang potehi adalah wayang kesukaan Kenobi. Bahkan ia bercita-cita menjadi dalang wayang potehi. Kenobi juga jago mendalang. Ia membuat wayang versi dia. Terbuat dari kertas dan ia membuat plot cerita ala bocah seusianya.
Potehi berasal dari kata pou 布 (kain), te 袋 (kantong) dan hi 戯 (wayang). Wayang Potehi adalah wayang boneka yang terbuat dari kain. Sang dalang akan memasukkan tangan mereka ke dalam kain tersebut dan memainkannya layaknya wayang jenis lain. Kesenian ini sudah berumur sekitar 3.000 tahun dan berasal dari Tiongkok.




Post a Comment