Tuesday, November 27, 2012


TESTIMONI

R Bonar Diat Senan Putra aka Otong (10/11/12)
Tirana punya tim yang mampu memperhitungkan letak-letak corak, karakter karya yang mau didisplay untuk dipamerkan, mereka mampu mengkomposisikan, menyatukan keberagaman jenis karya bercorak tertentu tanpa merusak suasana elemen ruang, warna, bentuk, pakaian yang dijual; sehingga ketika karya dan pakaian sudah terdisplay bersamaan, maka yang dihasilkan kedua  unsur ini menjadi satu kesatuan harmoni, sejuk sehingga pengunjung pun tak merasa lelah. Tumpang tindih warnanya nyaman. Memang ada benarnya juga jika ruang alternative atau galeri punya tim yang baik dan Tirana Artspace mempunyai tim itu!

Ronald Apriyan (10/11/12)
Pada suatu kesempatan berkunjung ke Tirana House, tidak pernah berencana akan membuat karya mural di tembok  belakangnya. Tapi waktu sudah ada karya perupa Imam Santoso majang disana; saya melihatnya sangat menarik, karena tidak seperti karya mural kebanyakan yang terlihat di banyak tembok-tembok kota Yogya. Bukan hanya karyanya, namun yang lebih menarik adalah kekuatan sebuah dinding yang tersedia di belakang butik. Artinya secara tempat ini kurang strategis. Tapi pikiran saya menyadari bahwa sesuatu yang menarik tidak mesti mencolok mata di gerbang atau di depan ruangan. Penikmat bisa mencarinya atau tidak sengaja menemukannya. Tergantung bagaimana karya itu mencuri perhatian sang penonton. Jadi saya memutuskan ingin mengeksplorasi ruangan ini sebagaimana mestinya dan mencari semangat baru sebuah kesenian. Semoga karya ini bisa menjadi teman yang baik dan cukup menghibur pengunjung Tirana House. Tambahkan segelas kopi pada kesempatan Anda nongkrong didepannya. Good luck
J

Imam Santoso (12/11/12)
Yang paling berkesan dalam proses pembuatan mural di Tirana adalah suasana yang nyaman dan sikap yang ramah terbuka dari pemilik hingga seluruh staf di Tirana House. Hal tersebut yang saya katakan, lebih dari cukup untuk sebuah kerja sama baik dalam hal merespon ruangan sekalipun melakukan kegiatan berpameran. Saya yakin...sudut tembok belakang Tirana ini, nantinya akan menjadi ruang favorite para perupa untuk menghadirkan karya mereka yang semakin tepat dan menarik
J

Isa Panic Monsta (12/11/12)
Pengalaman pameran tunggal pertama kali di Tirana Artspace, menurut saya sangat mengesankan sekali! Terutama dari Tirana Artspace saya mendapat beberapa jaringan pertemanan yang lebih luas dan bisa bertemu dengan beberapa seniman senior, sharing ilmu mengenai proses berkarya yang tentunya ilmu sangat berharga buat saya. Dan terima kasih kepada Mbak Nunuk karena saya dapat kesempatan untuk memamerkan karya saya ke public di Tirana Artspace
J. Salam hangat, Isa Panic Monsta.

Roby Dwi Antono (13/11/12)
‘Tirana, ruang berpintu yang memiliki pintu-pintu lain dari ruang yang lebih berhutan’.
Post a Comment